Wednesday, 10 June 2026   |   Wednesday, 24 Dzulhijah 1447 H
Online Visitors : 3.418
Today : 51.451
Yesterday : 25.426
Last week : 227.151
Last month : 9.252.016
You are visitor number 105.216.314
Since 01 Muharam 1428
( January 20, 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

18 januari 2011 01:09

Malam Pagelaran Budaya Indonesia Malaysia

Malam Pagelaran Budaya Indonesia Malaysia

Pekanbaru, Riau - Bersampena dengan promosi wisata homestay Malaysia, Kementrian Pelancongan Malaysia menggelar kegiatan Malam Pagelaran Budaya antara Indonesia-Malaysia. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempererat silaturahmi serta memadukan budaya melayu Indonesia-Malaysia.

Pada malam pagelaran budaya ini, dari Riau menampilkan penari dari pusat latihan tari (PLT) Laksmana asuhan Iwan Irawan. Mereka menampilkan 2 tarian. Yaitu tari Gasing Bersayap (perpaduan antara tari Zapin dengan permainan gasing) dan tarian Kompang Gelek.

Sementara, dari Malaysia menampilkan penari dari Sanggar Anak Kayan dari Sungai Lembing. Para penari yang langsung diboyong dari Kuala Lumpur Malaysia ini menampilkan 2 tarian juga. Yaitu tari Silat dan tari Gendang Berirama serta menampikan lagu Lenggang Si Anak Kayan dengan musisi yang didominasi oleh anak-anak.

Penampilan paling gebyar saat diusung kolaborasi dari Anak Kayan dan PLT Laksmana. Keduanya menampilkan kolaborasi tarian dan lagu yang cukup menghentak. Sehingga, beberapa tamu undangan ikut serta menari bersama.

Kabid Nilai Budaya, Bahasa dan Seni Disbudpar, Yoserizal Zen kepada Riauterkini Senin malam (18/1/11) mengatakan bahwa terkait dengan pagelaran budaya ini, antara Malaysia dan Indonesia sudah sejak dulu serumpun. Dengan pagelaran budaya ini, ke depan negara-negara serumpun lebih dapat memperkaya keragaman budaya di Riau.

"Pagelaran budaya ke depan bisa saja dilaksanakan bukan hanya berupa tarian saja, tetapi juga bisa dilaksanakan pagelaran Gendang Nusantara, Festival Zapin dan lainnya. Pasalnya, tahun 2010 lalu kita sudah mulai melakukan sosialisasi zapin ke Malaysia," terangnya.

Namun, tambahnya, ada hal yang lebih penting. Yaitu dengan berbagai kegiatan ini, kita bisa menarik investor dari Malaysia ke Indonesia selain juga dapat mempererat tali silaturahmi antara Indonesia, Riau khususnya dengan Malaysia.

Konsul Malaysia untuk Riau, Zamani Ismail mengatakan bahwa malam pagelaran ini merupakan persembahan budaya antara Malaysia dan Indonesia. Pada pagelaran budaya ini sendiri merupakan penggabungan dari kebudayaan Malaysia dan Indonesia.

"Kegiatan ini dapat dikembangkan lagi di depan. Karena memang kebudayaan Malaysia dan Indonesia serumpun dan banyak sekali persamaan. Kita berharap ke depan memang harus dikembangkan lagi," terangnya.

Sumber: http://www.riauterkini.com

Sumber Foto: http://www.elshinta.com


Read : 1.932 time(s).

Write your comment !