Friday, 8 May 2026   |   Friday, 21 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 0
Today : 5.660
Yesterday : 31.987
Last week : 209.627
Last month : 15.288.374
You are visitor number 105.216.314
Since 01 Muharam 1428
( January 20, 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

20 mei 2011 06:24

Pekan Gawai Dayak XXVI Digelar

Pekan Gawai Dayak XXVI Digelar

Yogyakarta, MelayuonlinePekan Pesta Suku Dayak atau lebih dikenal dengan nama Pekan Gawai Dayak ke XXVI sedang dihelat di Kalimantan Barat. Perhelatan suku asli Kalimantan ini diselenggarakan selama 18-24 Mei 2011 di Pontianak, Kalimantan Barat.

Pengembangan dan pelestarian nilai-nilai budaya asli Suku Dayak yang bermuara pada peningkatan gairah pariwisata di Kalimantan Barat menjadi tujuan utama digelarnya Pekan Gawai Dayak ini. Oleh karena itu, agenda budaya yang rutin digelar setiap tahun ini selalu menampilkan berbagai seni budaya dan kerajinan khas Suku Dayak.

Pekan Pesta Suku Dayak ini akan dibuka secara resmi pada hari ini, Jum’at (20/05). Namun, beberapa kegiatan telah dilaksanakan sejak dua hari sebelumnya. Pada hari Rabu (18/05) pagi, bertempat di halaman Rumah Betang (rumah adat khas Dayak Kalimantan), digelar upacara "Ngampar Bide" yang dipimpin oleh seorang imam ritual Pekan Gawai Dayak XXVI Kalimantan Barat, Kanasius Kasan. Acara ini dihadiri seluruh tetua adat Dayak se-Kalimantan Barat dan Pengurus Harian Ketua Dewan Adat Dayak Kalbar, Yakobus Kumis.

"Ngampar Bide" adalah upacara persembahan khas suku Dayak Kanayatn yang selalu dilakukan pada permulaan suatu pesta. Upacara ini dilakukan melalui persembahan beberapa hewan ternak dan pembacaan doa dengan memakai bahasa Dayak Ahe yang bertujuan untuk meminta kelancaran dan kemudahan dari Jubata (Tuhan) pada saat pelaksanaan pesta. Sehari setelah “Ngampar Bide” dihelat, pada Kamis (19/05) malam diadakan Upacara Adat Balian. Upacara Adat Balian dilakukan untuk memohon keselamatan bagi seluruh Suku Dayak.

Pekan Gawai Dayak ke XXVI melibatkan ratusan penampil, peserta lomba, dan pameran dari berbagai kalangan masyarakat yang tidak hanya sebatas Suku Dayak. Agenda kegiatan yang sudah dipersiapkan untuk digelar pada Gawai tahun ini adalah pawai adat, sejumlah lomba, dan pameran hasil kerajinan.  

Selama lima hari ke depan, Kota Pontianak akan dimeriahkan oleh berbagai kegiatan, seperti lomba pemilihan bujang dan dara Dayak, menyumpit, melukis perisai, memahat patung, mendongeng, tari-tarian kreasi Dayak, menganyam manik, menumbuk dan menampik, membuat kue tradisional, parade busana anak, dan menganyam bakul dengan bahan-bahan kulit kayu, rotan, dan daun bengkuang. Sedangkan untuk sarana pameran, panitia telah menyediakan 30 kios yang telah terisi dengan berbagai barang hasil kerajinan tangan Suku Dayak dan pakaian adat.

(Agus N/9/05-2011)

Sumber Foto: http://www.pontianakpost.com


Read : 4.154 time(s).

Write your comment !