Wednesday, 6 May 2026 |Wednesday, 19 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 1.796
Today
:
33.439
Yesterday
:
45.452
Last week
:
192.091
Last month
:
15.288.374
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
06 juni 2011 07:02
Proto Melayu Kerinci Mulai Tergerus
Jambi - Kalangan seniman dan budayawan dari Dewan Kesenian Jambi menilai, semenjak bergulirnya era reformasi keberadaan kebudayaan dan kesenian warisan Proto-Melayu di Kerinci terlihat kian tergerus dan dikuatirkan punah.
"Entah kenapa dalam pengamatan kita, dalam satu dasawarsa belakangan ini produk-produk masa lampau Proto-Melayu di Kerinci yang dulunya lestari, pascareformasi justeru kian tergerus dan perlahan menghilang keberadaannya di tengah masyarakat," kata seniman Ary Mhs Ce’gu yang sekaligus Sekjen Dewan Kesenian Jambi (DKJ) di Jambi, Minggu.
Menurut dia, tidak saja pengaruh keterbukaan teknologi media informasi yang menyebabkan gampang masuknya budaya Barat dari luar yang menyebabkan makin tergerusnya budaya Proto-Melayu di Kerinci tersebut, melainkan juga kian berubahnya pola pikir masyarakat setempat dalam memahami ideologi dan paham-paham.
"Paham keagamaan kita lihat sangat besar pengaruhnya saat ini, padahal sedari zaman dulu, masyarakat Kerinci yang 100 persen penganut Islam, itu berhasil tetap mempertahankan budaya-budaya Proto-Melayu mereka khususnya kesenian, tapi kenapa sekarang justeru hal itu tidak lagi terjadi," kata Ary.
Dia melihat, sikap pemerintah daerah setempat saat ini dengan kebijakan-kebijakannya juga sudah bergeser tidak lagi berpihak pada pentingnya penyelamatan produk-produk budaya Melayu.
"Sepertinya, pemda pun kini telah terhasut oleh paham-paham fanatisme agama secara sempit sehingga mereka bersikap antipati terhadap kebudayaan-kebudayaan peninggalan Proto-Melayu yang umumnya memang berbau magis dan ritual purba itu," itu tambahnya.