Friday, 24 April 2026 |Friday, 7 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 0
Today
:
6.090
Yesterday
:
18.047
Last week
:
7.342.256
Last month
:
101.098.282
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
06 juli 2011 02:48
Milad BKPBM ke-8, Sederhana namun Sarat Makna
Mahyudin Al Mudra SH, MM beserta para tamu undangan
Yogyakarta, MelayuOnline -
Tepat pada tanggal 4 Juli 2011, Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) merayakan Milad ke-8. Acara syukuran Milad BKPBM ini dilangsungkan pada Senin (04/07), bertempat di Balai Melayu, Jalan Gambiran No 85 A, Yogyakarta. Sejumlah tokoh budaya dan akademisi dari dalam maupun neger-negeri Melayu serumpun hadir dalam acara yang diselenggarakan secara sederhana ini, di antaranya adalah Mahyudin Al Mudra SH, MM, selaku Pemangku BKPBM, Dr. Aris Arif Mundayat (Konsultan BKPBM), Dr. Mohd. Sharifudin Yusof dari Universiti Putra Malaysia (UPM), Prof Dr. Ding Choo Ming dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Prof. Dr. Nik Hassan Suhaimi (Ketua Association Malaysian Archeologists/UKM), Madya Effandi Zakaria (UKM), Dr. Hasniah Hussain (UKM), Prof. Dr. Rahmat Djoko Pradopo (sastrawan sekaligus Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada), Sitoresmi Prabuningrat (sastrawan), Hari Dendi (budayawan), dan beberapa tokoh lainnya.
BKPBM adalah lembaga non profit yang bertujuan untuk menggali, mengumpulkan, serta memelihara kekayaan budaya Nusantara, khususnya kebudayaan Melayu, dan sekaligus sebagai lembaga induk dari www.MelayuOnline.com dan www.WisataMelayu.com, serta sejumlah portal budaya lainnya. BKPBM tetap konsisten menjalankan misinya yang bisa dibilang merupakan kerja yang tanpa akhir. Kajian yang dilakukan oleh BKPBM adalah kumpulan dari berbagai pendekatan (multidisiplin), mulai dari sejarah, etnografis, antropologis, sosiologis, dan lain sebagainya. “Dengan pendekatan ini, diharapkan mampu memahami kebudayaan masa lampau dengan masa kini,” kata Yuhastina Naina, Humas BKPBM, yang pada kesempatan itu bertindak sebagai pembawa acara.
Meskipun sederhana, peringatan Milad BKPBM ke-8 berlangsung cukup meriah. Rangkaian acara pada siang hari itu diawali dengan tarian dan musik khas Banjarmasin, Tari Kayuh Baimpai dan Dendang Banua. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Pemangku BKPBM. Dalam sambutannya, Mahyudin Al Mudra berharap agar ke depannya semua pihak dapat saling bekerjasama dengan baik demi perkembangan budaya Melayu. Acara puncak dari peringatan Milad BKPBM ke-8 adalah diskusi budaya dengan tema “Merajut Mozaik Budaya Nusantara”. Sejumlah pembicara yang berpartisipasi dalam diskusi ini antara lain Dr. Mohd. Sharifudin Yusof, Prof. Dr. Ding Choo Ming, Dr. Aris Arif Mundayat, serta Mahyudin Al Mudra SH, MM, selaku moderator.