You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
02 agustus 2011 04:35
Senandung Pulang Kampung di Opera Batak
MelayuOnline – Upaya membangkitkan kembali budaya lokal kini sedang tumbuh di berbagai daerah di Indonesia. Selain memperkaya khazanah budaya daerah dan mendukung penguatan budaya nasional, hal ini juga dilakukan untuk menggali jatidiri bangsa yang sesungguhnya di tengah pengaruh budaya modern. Rio Silaen, sutradara muda dari Batak, bekerja keras untuk turut menggali khazanah budaya itu dengan menghidupkan kembali budaya Batak klasik, yaitu Teater Musikal Opera Batak. Opera musikal garapan Rio ini telah sukses menggelar pementasan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (30/07), dengan tajuk “Senandung Pulang Kampoeng”.
Opera ini menceritakan seorang pemuda Batak yang merantau dan menjadi kaya-raya di Jakarta tetapi tidak mau melibatkan diri dalam usaha untuk memajukan tanah kelahirannya. Ia tidak peduli lagi dengan amanat ibunya untuk membangun kampung halaman dan mengurus adiknya hingga sang ibu wafat. Pemuda ini menyesal karena sudah durhaka tidak mematuhi nasehat sang ibu. Penyesalan itu membawanya pulang kampung dan berperan aktif dalam membangun tanah leluhurnya. Isi cerita ini sebenarnya kritik terhadap orang-orang perantauan yang sukses di tanah seberang tapi melupakan nasib bangsa dan jatidirinya.
Pergelaran yang berlangsung sekitar 3 jam ini mampu memukau 1000 lebih penonton yang memadati gedung. Cerita yang terjalin indah dengan selingan lagu-lagu Batak seperti Nasonang Do Hita Nadua, Anak Medan, Pulo Samosir, dan O Tano Batak diiringi tari-tarian dan musik bernuansa modern membuat pergerlaran ini menghadirkan keceriaan dan kemeriahan. Apalagi opera ini menyajikan kisah happy ending, seorang perantau yang pulang kampung dan menjadi pahlawan pembangunan di tanah kelahirannya.
Opera Batak didukung oleh 100 seniman, antara lain: Rita Matu Mona, Paulus Simangunsong, Hilmi Fathurrahman, dan sejumlah artis berdarah Batak seperti Tika Panggabean, Judika Sihotang, Cindy “AFI” Sibarani, Frengky dan Petra Sihombing, Raden Sirait, Ren dan Hakim Tobing, dan Trio RnB. Pementasan ini dimeriahkan pula oleh beberapa bintang tamu musisi ibukota, seperti Vina Panduwinata, rapper Igor “Saykoji”, dan Voice of Indonesia. Para bintang tamu menyatakan rasa senang dan bangga diajak terlibat dalam acara ini karena ceritanya tidak hanya menyentuh permasalahan orang Batak tetapi juga suku-suku lain di Indonesia.