Sunday, 23 August 2026   |   Sunday, 9 Rab. Awal 1448 H
Online Visitors : 0
Today : 912
Yesterday : 20.558
Last week : 178.006
Last month : 11.454.048
You are visitor number 105.216.314
Since 01 Muharam 1428
( January 20, 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

24 maret 2012 07:29

Festival Jepin Melayu 2012, Angkat Budaya Promosi Wisata

Festival Jepin Melayu 2012, Angkat Budaya Promosi Wisata

Melayuonline, Yogyakarta – Pemerintah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, berencana menyelenggarakan Festival Jepin pada 6-7 April 2012 mendatang. Festival yang akan dipusatkan di pendopo Kantor Kabupaten Ketapang ini akan menyertakan perwakilan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Ketapang. Festival Jepin merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat Melayu di Kalimantan Barat pada umumnya untuk melestarikan tarian yang kental dengan nuansa Islami ini.

“Kelak, tarian ini akan menjadi suguhan budaya yang memiliki daya tarik tinggi dalam pengembangan dunia wisata Kalimantan Barat,” ujar Yudo Sudarto, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda di sela-sela persiapan festival belum lama ini.

Beberapa tahun belakangan ini, daerah Kalimantan memang gencar menghidupkan dan mempromosikan Tari Jepin. Berbagai daerah di Kalimantan sering menggelar Festival Tari Jepin, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional. Bahkan, akhir tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menyelenggarakan Festival Tari Jepin tingkat internasional dengan mengundang peserta dari negara-negara Melayu serumpun.

Dalam rangka menyiapkan perhelatan Festival Tari Jepin di Ketapang ini, panitia melibatkan para seniman, budayawan, dan sanggar tari. Sanggar-sanggar Jepin di setiap kecamatan se-Kabupaten Ketapang juga dihadirkan dalam sebuah rapat persiapan untuk mendengar kesiapan dan kendala yang dihadapi. Sanggar-sanggar tersebut berasal dari Kecamatan Benua Kayong, Hulu Sungai, Air Upas, Jelai Hulu, Kendawangan, Manis Mata, Nanga Tayap, Marau, Matan Hilir Selatan, Simpang Hulu, Matan Hilir Utara, Delta Pawan, Muara Pawan, Pemahan, Sandai,  Simpang Dua,  Singkup, Tumbang Titi, Sungai Melayu Rayak, dan Sungai Laur.

Pertunjukan ini akan menjadi tontonan yang sangat menarik bagi siapapun, baik masyarakat setempat maupun wisatawan nusantara dan mancanegara karena akan menyajikan ragam Tari Jepin dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Ketapang. Bupati Ketapang, Drs. Henrikus, M. Si, mengatakan kegiatan ini sangat bagus untuk menjadi perekat persatuan dan keharmonisan masyarakat. “Festival Jepin tidak hanya upaya mengangkat budaya bangsa, tetapi sekaligus akan menjadi promosi budaya dan wisata yang sangat efektif bagi Kalimantan Barat pada umumnya,” ujarnya sambil menyatakan kesiapannya untuk membuka acara ini pada waktunya nanti.

Sejarah Tari Jepin di Kalimantan berawal dari seni tari yang dibawa masuk ke Nusantara oleh para pedagang dan penyebar Islam dari Handramaut, Yaman (Arab Selatan), pada abad ke-13 Masehi. Di Kalimantan, Tari Jepin juga dikenal dengan sebutan Tari Jepen. Sedangkan di Sumatera, Tari Jepin dikenal dengan sebutan Tari Zapin. (Agus Najib Afwan/Brt/02/03-2012)

Sumber foto: http://kaltim.antaranews.com/berita/


Read : 3.158 time(s).

Write your comment !