Sunday, 19 April 2026 |Sunday, 2 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 0
Today
:
3.861
Yesterday
:
26.672
Last week
:
249.242
Last month
:
101.098.282
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
22 juni 2012 02:12
Perbub Busana dan Bahasa Melayu Mulai Diterapkan
Pasirpangarian, Riau - Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) perwakilan Rokan Hulu, Tengku Rafli Armien, mengaku kesadaran pegawai di jajaran Pemkab Rohul untuk berbahasa dan berpakaian Melayu setiap Rabu mulai terlihat di kantor satuan kerja (Satker).
Menurutnya, penerapan wajib berpakaian dan berbahasa Melayu setiap Rabu sesuai Peraturan Bupati Rohul tahun 2012 dan mulai diterapkan pada Muskerda LAMR se-Riau di Pasirpangaraian beberapa waktu lalu.
“Umumnya pegawai di kantor satuan kerja telah berpakaian dan berbahasa Melayu setiap Rabu. Agar peraturan terus berjalan, LAMR Rohul bersama Lembaga Kerapatan Adat (LKA) termasuk para ninik mamak, datuk adat, akan melakukan evaluasi setiap tiga bulan sekali,” paparnya di Pasirpangaraian, Kamis (21/6/12).
Tengku Rafli, bergelar Tengku Majalelo, mengaku, Perbup tersebut adalah usulan LAMR Rohul agar para anak kemenakan tetap mengenal adat dan budaya Melayu.
Selain penerapan berpakaian dan berbahasa Melayu, Perbup itu menghimbau para pemilik usaha di kawasan Rohul mencantumkan nama-nama khas Melayu sesuai khas daerah untuk memperkenalkan ciri khas daerah.
Saat ini, LAMR Rohul dalam waktu dekat akan membuat gebrakan baru dalam mempertahankan adat, budaya dan bahasa Melayu, seperti me-launching tata bahasa bahasa Melayu yang rencananya akan dimasukkan dalam pelajaran muatan lokal sekolah.
Kamus bahasa Melayu disesuaikan dengan bahasa di kecamatan, dan tahun ini, pihak Disdikpora Rohul telah menganggarkan dana untuk mencetak kamus Bahasa Melayu, baru sebatas kamus bahasa Melayu di Kecamatan Rambah.
“LAMR Rohul yang menyusun tata bahasa, sementara untuk dana cetaknya telah diusulkan Disdikpora melalui APBD 2012. Seluruh kamus Bahasa Melayu itu akan dibagikan ke sekolah-sekolah,” ungkapnya.