Thursday, 28 May 2026 |Thursday, 11 Dzulhijah 1447 H
Online Visitors : 0
Today
:
2.851
Yesterday
:
28.620
Last week
:
221.971
Last month
:
15.288.374
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
27 november 2012 01:28
Asyik, Arab Melayu Masuk Kurikulum
Tanjungpinang, Kepri - Bahan ajar Arab Melayu akan dimasukkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dari SD sampai SLTA. Pembenahan kurikulum yang berbasis otda.
"Bahan pelajaran yang kitas susun ini nantinya akan selaras dengan program nasional. Ini bisa mengurangi beban belajar dan membuat siswa lebih kreatif dan inovatif," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Tanjungpinang Syafrial Evi pada pembukaan kegiatan Pelatihan Penyusunan KTSP tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Tanjungpinang di Hotel Bintan Plaza, Kamis (10/11).
Pelatihan ini dikuti sebanyak 204 guru dan kepala sekolah tingkat SD/MI. Serta 52 guru dan kepala sekolah tingkat SMP/MTs se-Kota Tanjungpinang dari tanggal 10-12 November.
Lebih lanjut Syafrial menjelaskan, isi dari pelajaran Arab Melayu adalah fokus mengenai pembinaan karakter. Di antaranya, belajar Arab Melayu, cerita, budaya Melayu yang di dalamya ada Gurindam XII, dan lain sebagainya.
"Kita juga melihat sasaran dari penerapan ini bentuknya seperti apa, karena ini harus diseminarkan dengan standar tertentu. Paling tidak tahun depan sudah bisa dilaksanakan," kata Syafrial.
Ia berharap dengan adanya bahan ajar tersebut, maka tingkat mutu pendidikan di Kota Tanjungpinang ke depannya akan lebih baik lagi.
Sekdako Tanjungpinang Tengku Dahlan dalam sambutannya berharap agar pelatihan penyusunan KTSP dapat mengintegralkan dan memasukkan nilai-nilai budi pekerti di dalamnya.
Sehingga dengan demikian sasaran yang dicapai adalah menjadikan siswa berperilaku sopan, baik dan menghormati guru dan orang tua.
Tanjungpinang, Kepri - Bahan ajar Arab Melayu akan dimasukkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dari SD sampai SLTA. Pembenahan kurikulum yang berbasis otda.
"Bahan pelajaran yang kitas susun ini nantinya akan selaras dengan program nasional. Ini bisa mengurangi beban belajar dan membuat siswa lebih kreatif dan inovatif," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Tanjungpinang Syafrial Evi pada pembukaan kegiatan Pelatihan Penyusunan KTSP tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Tanjungpinang di Hotel Bintan Plaza, Kamis (10/11).
Pelatihan ini dikuti sebanyak 204 guru dan kepala sekolah tingkat SD/MI. Serta 52 guru dan kepala sekolah tingkat SMP/MTs se-Kota Tanjungpinang dari tanggal 10-12 November.
Lebih lanjut Syafrial menjelaskan, isi dari pelajaran Arab Melayu adalah fokus mengenai pembinaan karakter. Di antaranya, belajar Arab Melayu, cerita, budaya Melayu yang di dalamya ada Gurindam XII, dan lain sebagainya.
"Kita juga melihat sasaran dari penerapan ini bentuknya seperti apa, karena ini harus diseminarkan dengan standar tertentu. Paling tidak tahun depan sudah bisa dilaksanakan," kata Syafrial.
Ia berharap dengan adanya bahan ajar tersebut, maka tingkat mutu pendidikan di Kota Tanjungpinang ke depannya akan lebih baik lagi.
Sekdako Tanjungpinang Tengku Dahlan dalam sambutannya berharap agar pelatihan penyusunan KTSP dapat mengintegralkan dan memasukkan nilai-nilai budi pekerti di dalamnya.
Sehingga dengan demikian sasaran yang dicapai adalah menjadikan siswa berperilaku sopan, baik dan menghormati guru dan orang tua.