Wednesday, 10 June 2026 |Wednesday, 24 Dzulhijah 1447 H
Online Visitors : 499
Today
:
18.728
Yesterday
:
25.426
Last week
:
227.151
Last month
:
9.252.016
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
08 januari 2013 08:14
Tradisi Melestarikan Alam, Pesta Rumah Panjang
Ilustrasi
Samarinda, Kaltim - Pesta adat yang diikuti orang tua dan anak anak ini merupakan pesta adat meja panjang. Dinamai meja panjang, karena seluruh makanan dihidangkan untuk para tamu di sebuah meja panjang.
Sebelum acara makan bersama pesta ini diawali sajian tarian diatas sebuah gong bulat dan diiringi sekelompok penari wanita paruh baya.
Tarian ini bermakna keagungan atas jerih payah untuk menjaga kelestarian alam selama setahun terakhir. Sementara para tamu undangan juga ikut memasuki lokasi acara adat.
Hal itu bermakna rasa cinta kasih sesama mahkluk ciptaan tuhan. Menurut tokoh adat setempat, pesta adat yang digelar setiap tahun ini dulunya selalu digelar di rumah panjang. Sebuah rumah adat suku dayak di pedalaman Kalimantan.
Hanya saja karena tergerus jaman, rumah rumah panjang tersebut kini sudah tidak ada. Sebagai gantinya, pesta adat ini dilakukan di sebuah tenda panjang, yang dilengkapi dengan meja panjang, untuk menampung, seluruh undangan yang hadir.
Aslinya tradisi pesta adat ini digelar selama 40 hari 40 malam. Namun saat ini hanya dilakukan selama sehari. Bagi penduduk suku asli Kalimantan, tradisi ini harus tetap di jaga, seperti mereka menjaga kelestarian alam.