Sunday, 19 April 2026   |   Sunday, 2 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 0
Today : 3.605
Yesterday : 26.672
Last week : 249.242
Last month : 101.098.282
You are visitor number 105.216.314
Since 01 Muharam 1428
( January 20, 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

16 juli 2013 08:31

Pasar Ramadhan di Malaysia

Pasar Ramadhan di Malaysia
Beragam minuman tersedia di Pasar Ramadhan Padang Perbandaran Ampang Jaya

Kuala Lumpur, MelayuOnline.Com -- Ditinjau dari segi kebudayaan, Indonesia dan Malaysia memiliki banyak kemiripan karena pada dasarnya merupakan bangsa Melayu serumpun yang terpisahkan oleh sempadan politik negara-bangsa. Banyak tradisi yang ada di Indonesia juga berlaku pula di Malaysia, salah satunya adalah tradisi pada saat datangnya bulan Ramadhan. Satu dari sekian banyak tradisi yang jamak muncul pada bulan Ramadhan adalah adanya “Pasar Kaget”. Istilah “Pasar Kaget” yang berarti pasar tersebut muncul tidak pada hari-hari biasa sangat lazim dipakai di Indonesia. Makna serupa juga digunakan di Malaysia, namun dengan nama yang agak berbeda, yaitu “Pasar Ramadhan”.


Menu khas, Laksa dari Pulau Pinang

Bagi umat Muslim yang pada dasarnya bukan pedagang di hari biasanya, Ramadhan menyediakan peluang untuk menangguk rezeki yang berlimpah lewat transaksi di Pasar Ramadhan. Di Indonesia, pedagang musiman ini bisa dengan mudah ditemukan sedang berjualan takjil di banyak tempat, seperti di lorong-lorong kampung, jalan-jalan di seputaran universitas, maupun jalan-jalan khusus yang dijadikan sebagai Pasar Kaget. Hal serupa terjadi di Malaysia, di mana pemerintah setempat menyediakan ruang khusus, seperti lapangan atau yang biasanya digunakan untuk parkir kendaraan bermotor menjadi Pasar Ramadhan.


Deretan ayam bakar yang menggugah selera

Salah satu Pasar Ramadhan di Malaysia berada di kawasan Pandan Indah, tepatnya di lapangan Padang Perbandaran Ampang Jaya, Kuala Lumpur. Berbagai makanan dan minuman khas berbuka puasa dapat Anda temukan di sini. Aneka masakan untuk berbuka, seperti ayam bakar, ikan bakar, aneka seafood, kebab, dan sate tersedia di tempat ini. Makanan ringan juga ada di sini, seperti puding, klepon (Jawa) atau onde-onde (Malaysia), bubur ketan hitam, dan bubur sumsum. Selain itu, berbagai minuman, mulai dari es cendol, es laichi kang, hingga es Bandung juga tersedia di tempat ini. Satu hal yang sangat sayang untuk Anda lewatkan adalah penganan khusus yang hanya dibuat di bulan puasa. Penganan ini berasal dari berbagai daerah, seperti Johor, Kedah, Negeri Sembilan, dan Pulau Pinang.


Beragam penganan untuk berbuka puasa

Pasar Ramadhan di Indonesia dan Malaysia memang memiliki banyak persamaan. Namun, dari sekian banyak persamaan tersebut terdapat perbedaan mendasar. Jika di Malaysia, Pasar Ramadhan dikelola oleh pemerintah, para pedagang hanya diizinkan mendirikan lapak di lapangan yang sudah ditentukan, sehingga tidak meluas ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas. Namun jika di Indonesia, Pasar Ramadhan dapat ditemukan di banyak tempat yang dikelola oleh pihak setempat, seperti pengurus kampung. Selain itu, Pasar Ramadhan di Indonesia juga tak jarang berada di badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.


Seafood menjadi salah satu menu pilihan buka puasa

Perbedaan lainnya, jika di Indonesia setiap orang dengan mudah dan sangat bebas berjualan di Pasar Ramadhan tanpa ada aturan yang melarang. Namun, jika di Malaysia, pemerintah menetapkan aturan tertentu bagi siapa saja yang ingin berdagang di Pasar Ramadhan harus memiliki izin (lesyen) yang diperoleh dari pemerintah setempat (Dewan Bandaraya) untuk menjamin kualitas kebersihan dan kesehatan makanan. Lesyen adalah surat ijin agar memenuhi standard kesehatan dari pemerintah, tak terkecuali pedagang musiman yang hanya ada ketika Ramadhan tiba. Selain itu, Dewan Bandaraya juga memberlakukan pajak kepada setiap pedagang musiman sebesar RM 100 (sekitar Rp. 300.000) selama satu bulan.


Ikan bakar menjadi salah satu sajian di Pasar Ramadhan ini

Pasar Ramadhan tak pernah sepi dari para pengunjung yang berburu menu buka puasa. Tempat semacam ini menjadi jawaban bagi para warga kota yang sibuk dengan rutinitas hari-hari sehingga tidak memiliki waktu luang untuk memasak makanan berbuka puasa bagi keluarga tercinta. Pasar Ramadhan juga menjadi tempat bagi para pemburu kuliner karena di sini tersedia banyak menu yang hanya bisa ditemukan ketika bulan Ramadhan saja. (Yuhastina)

Read : 1.241 time(s).

Write your comment !