Wednesday, 29 April 2026 |Wednesday, 12 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 0
Today
:
3.486
Yesterday
:
22.835
Last week
:
169.256
Last month
:
101.098.282
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
05 oktober 2007 01:36
Pasar Murah Ramadhan Riaupulp di Pekanbaru Diserbu Warga
Pekanbaru– Pasar Murah Ramadhan 2007 PT. Riau Andalan Pulp And Paper (Riaupulp) yang berlangsung di 13 (dua belas desa) yang tersebar disekitar wilayah operasional perusahaan di enam kabupaten/kota di Propinsi Riau masing-masing Pelalawan, Kampar, Siak dan Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Pekanbaru dipadati warga. Keramaian terlihat dalam acara Pasar Murah Ramadhan Riaupulp yang dilaksanakan di Desa Okura, Tenayan Raya Pekanbaru, Senin (1/10) lalu.
Ratusan warga sejak pagi sudah menanti kedatangan Tim Pasar Murah Ramadhan Riaupulp yang didukung pengurus dan anggota Kepak Bertuah Pekanbaru, salah satu organisasi kemahasiswaan yang digandeng Riaupulp dalam melaksanakan kegiatan yang akan berlangsung 1-10 Oktober ini.
Ratusan warga yang rata-rata kurang mampu di desa ini, memadati lokasi pasar murah untuk menukarkan kupon paket yang diperoleh sebelumnya dari Kepak Bertuah yang digandeng Riaupulp sebagai mitra dalam melakukan kegiatan ini di Kota Pekanbaru. Hanya dalam waktu singkat, 400 paket yang masing-masing terdiri dari 3 kg beras, 2 kg gula pasir, 2 kg minyak goreng, 1 kg tepung terigu dan 1 botol syrup dengan harga pasar sekitar Rp 60.000 (enam puluh ribu rupiah) per paket terjual habis dengan harga Rp 30.000 (tiga puluh ribu rupiah) per paket.
Kepala Desa Okura Pekanbaru, Muhaimin mengatakan, pasar murah yang dilakukan Riaupulp ini sangat positif dan membantu masyarakat terutama yang kurang mampu dari segi ekonomi. Menurutnya, kegiatan ini sangat tepat dilakukan saat ini, mengingat sebentar lagi datangnya Idul Fitri. Biasanya, menjelang lebaran, harga kebutuhan pokok (sembako) di pasar akan meningkat tajam. Dengan adanya Pasar Murah Ramadhan Riaupulp ini, masyarakat merasa terbantu terutama dalam mendapatkan kebutuhan pokok menjelang lebaran nanti, ujarnya.
Hal senada diungkapkan Ketua Kepak Bertuah Bobby Libra. Ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian Riaupulp dan berharap agar kegiatan tersebut senantiasa diadakan di daerah-daerah yang penduduknya masih lemah dari segi ekonomi.
Dibagian lain, Campus Relation Head Riaupulp, Samsurya M Hasyim didampingi Media Relation and Publication Coordinator Riaupulp, Salomo Sitohang mengatakan, Pasar Murah Ramadhan Riaupulp ini memang difokuskan untuk warga masyarakat yang kurang mampu dari segi ekonomi. Kegiatan yang telah menjadi program tahunan Riaupulp ini diharapkan dapat membantu warga dalam mendapatkan kebutuhan pokok untuk keperluan selama ramadhan maupun menjelang datangnya Idul Fitri dengan harga yang lebih murah dari harga pasar, jelasnya.
Dipaparkan Samsurya, jumlah paket yang didistribusikan melalui pasar murah ini sebanyak 5200 paket untuk 13 desa di enam kabupaten/kota di Riau. Selama pelaksanaan pasar murah ini, Riaupulp dibantu oleh organisasi kemahasiswaan yang berada di masing-masing kabupaten/kota tempat berlangsungnya acara ini.
“Adik-adik mahasiswa ini, secara langsung terlibat dalam proses jual beli dengan masyarakat desa yang kurang mampu. Sistem pembelian paket dilakukan dengan menukarkan kupon paket yang diperoleh sebelumnya dari organisasi kemahasiswaan bekerjasama dengan pemerintaha desa untuk menjaga agar pendistribusian dan penjualan barang-barang tersebut merata kepada masyarakat kurang mampu”, terangnya.
Masing-masing kupon ditukarkan dengan satu paket sembako, yang di pasar dihargai senilai Rp. 60.000 (enam puluh ribu rupiah), dengan hanya membayar Rp. 30.000 (tiga puluh ribu rupiah). Artinya Riaupulp memberikan subsisdi sekitar 50% untuk masing-masing paket, jelas Samsurya.
Total keseluruhan paket yang dipasarkan Riaupulp dalam kegiatan ini adalah 5200 paket untuk 13 desa dengan perincian Desa Sering (400), Desa Lubuk Kembang Bungo (400), Desa Batang Kulim (400), Okura, Tenayan Raya (400), Sigaruntang (400), Banjar Benai (400), Petai (400), Mentulik (400), Siabu (400), Pauh Ranap (400), Seko Lubuk Tigo (400), Teluk Batil (400), dan Tanjung Kuras/Kampung Baru (400).
Sumber : Riau Terkini (dengan pengolahan seperlunya)