Thursday, 11 June 2026 |Thursday, 25 Dzulhijah 1447 H
Online Visitors : 998
Today
:
15.611
Yesterday
:
58.870
Last week
:
227.151
Last month
:
9.252.016
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
19 maret 2014 07:22
Pelihara Budaya, Banjar Adakan Diklat Seni Tari
Banjar, Kalsel - Kabupaten Banjar merupakan wilayah yang kaya akan budaya, bahkan seni kebudayaan Banjar sudah sangat terkenal di seluruh wilayah nusantara. Untuk itu pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga selalu berusaha agar kebudayaan dan kesenian Banjar tetap menjadi pilihan utama khususnya bagi para pemuda. Untuk itu ada beberapa langkah yang diambil oleh pemerintah Kabupaten Banjar, salah satunya dengan melaksanakan Diklat Seni Tari Banjar.
Untuk Melestarikan Seni Tari di Kabupaten Banjar,Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banjar melaksanakan Sanggar dan Komunitas Seni Se-Kabupaten Banjar,Selasa (18/3/2014).
Diklat Seni Tari Budaya Banjar ini dilaksanakan di Aula Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga yang dihadiri oleh para pejabat dan seniman provinsi Kalimantan Selatan, d iantaranya Kabid Pariwisata I GT Made , Kabid Olahraga Kun Nasrullah, Seniman Provinsi Kalimantan Selatan Abdurahman dan guru-guru pengajaryang ada di Kabupaten Banjaryang hadir pada diklat tersebut.
Untuk membuka diklat Seni Tari Budaya Banjar ini, Kabid Olahraga selaku mewakili Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kun Nasrullah mengatakan pentingnya pengenalan tentang Kebudayaan Banjar bagi masyarakat Kabupaten Banjar khususnya bagi para pemuda yang ada diKabupaten Banjar. Salah satunya dibidang seni tari yang saat ini banyak digemari para pemuda pemudi Kabupaten Banjar.
Oleh Karena itu Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga mengadakan Diklat Seni tari Budaya Banjar ini selama 2 hari tentunya sangat penting , karena dengan diadakannya diklat Seni Tari Budaya Banjar ini para pemuda pemudi dapat ikut berpartisipasi dalam melestarikan budaya Banjar yang sedikit demi sedikit termakan oleh zaman.
Nasrullah juga mengharapkan untuk para guru maupun siswa siswi yang mengikuti diklat ini dapat memotivasi atau menyampaikan kepada muridnyauntuk mengembangkan lagi seni kreasi tari banjar. Dari hasil diklat ini, 3 bulan ke depan akan diadakan lomba tari tradisional Banjar terutama tari yang sudah diberikan pada diklat ini.