Saturday, 13 June 2026 |Saturday, 27 Dzulhijah 1447 H
Online Visitors : 982
Today
:
14.889
Yesterday
:
18.252
Last week
:
227.151
Last month
:
9.252.016
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
10 februari 2015 07:09
Pasar Lama Imogiri dan Lapangan Pleret Jadi Sentra Kuliner Yogya
Bantul, DIY - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan dua lokasi pengembangan sentra kuliner untuk mewadahi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di daerah ini.
"Ada dua lokasi yang disiapkan, yakni Pasar Lama Imogiri dan Lapangan Pleret, kami sudah melihat lokasinya beberapa lalu, untuk menilai apakah cocok atau tidak untuk sentra kuliner," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Bantul, Sulistyanto, Kamis (5/2/2015).
Menurut dia, keberadaan sentra kuliner tersebut nantinya diharapkan bisa membantu mempercepat perkembangan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terutama kuliner sekaligus mengoptimalkan potensi kuliner khas kabupaten ini.
Ia mengatakan, sebelum mengembangan atau mendirikan sentra kuliner, terlebih dulu pihaknya akan melakukan survei, karena keberadaan sentra kuliner harus mempertimbangkan sejumlah faktor, salah satunya tidak bisa berdiri sendiri.
"Jadi harus dibangun di dekat obyek wisata atau lokasi industri supaya ramai dikunjungi masyarakat, kami upayakan sentra kuliner tersebut bisa terealisasi pada 2016," katanya.
Ia mengatakan, Pasar Lama Imogiri dinilai cocok menjadi lokasi pendirian sentra kuliner karena dekat dengan komplek Makam Raja-Raja Imogiri, sementara Lapangan Pleret, merupakan wilayah bekas Kerajaan Mataram yang merupakan kawasan cagar budaya.
"Sehingga harapannya mereka yang berwisata, kemudian bisa mampir ke sentra kuliner," katanya.
Ia mengatakan, meski pihaknya mengaku belum paham dengan konsep sentra kuliner tersebut, namun nantinya akan disajikan sejumlah makanan khas Bantul, khususnya makanan khas desa setempat, misalnya pecel dan wedhang uwuh (minuman tradisional).
"(Konsep) nanti kami pertimbangkan, paling cocok seperti apa. Namun sepertinya akan dibangun semi permanen seperti sentra kuliner di Lahan Parkir Makam Raja-Raja Imogiri supaya lebih representatif," katanya.