Tuesday, 21 April 2026 |Tuesday, 4 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 872
Today
:
23.771
Yesterday
:
49.931
Last week
:
249.242
Last month
:
101.098.282
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
31 desember 2007 07:28
Masyarakat Desa Negeri Baru Selenggarakan Berobat Kampung
Ketapang- Tak seperti biasanya warga desa Negeri baru kec. Benua Kayong tumpah ruah di pinggir sungai Pawan untuk mengadakan ritual adat "Berobat kampung" atau ada istilah lain yaitu" Nyapat tahun" atau sering juga disebut" bersih Kamping ". Desa negeri baru ini merupakan sisa dari jejak kerjaan tanjungpura Kuno yang dulunya bernama Benua Lama. Dikawasan desa ini dapat kita lihat berbagai situs kuno mulai dari candi, makam tua dan juga peninggalan berupa seni budaya dan adat isitiadat.
Berobat kampung merupakan salah satu budaya lokal yang masih ada . A. Latif pemuka adat desa Negeri baru menjelaskan bahwa tujuan dari berobat kampung adalah upaya warga sebagai makluk yang lemah untuk menghidari mara bahaya, penyakit, bencana alam, paceklik musim panas yang berkepanjangan dll. Masyarakat adat berharap dengan mengadakan ritual berobat kampung, meminta kepada tuhan diberki berkat, rezeki dan dihindarkan dari segala bahaya.
Prosesi adat ini juga diselingi hiburan, diantaranya silat, seni bertutur syair gulung, syair memuar penyengat (mengambil madu) . Acara pencak, berupa pelapesan ancak untuk dilarung ke seungai pawan yang berisi sesaji berupa ayam, ketupat, kue jajanan dll. Kemudian dilanjutkan dengan pelepasan kapal yang diberi bekal berupa ayam hidup, gasing yang terbuat dari batang pisang, pedang, ketupat dan jenis jenis makanan dan buah buahan. Kapal berikut perabotan ini juga di larung ke sungai pawan.
Acara berikutnya adalah " perang ketupat", dimana para pengantar ancak (sesajen) usai pulang dari melarung disambut dengan lemparan ketupat dan dibalas oleh para pelarung dengan melepar ketupat juga. Perang ketupat ini menjadi atraksi menarik, karena antara penoton dan pengatar terjadi perang ketupat yang mengundang hiruk pikuk dan sorak sorai warga sambail memukul tetabuhan. Perang ketupat merupakan wujud kegembiraan warga usai melarung setan dan jin kelaut agar tidak mengacau manusia.
Acara diakhiri dengan merebutkan air berkah yang sudah disediakan penyelenggara dari botol-botol plastik. Melalui air ini warga menggunakannya untuk mandi dan minum agar tehindar dari mara bahaya. Kepala kantor Informasi kebudayaan dan pariwisata Ketapang Yudo Sudarto, SP dalam penjelasannya mengatakan bahwa ritual berobat kampung merupakan salah satu adat istiadat lokal yang sudah lama dianut oleh warga. Kearifan budaya tradisionil ini merupakan salah satu atraksi menarik bagi kegiatan pariwisata dan pelestarian budaya daerah.
Pada acara ini tak hanya ritual adat, tetapi seni berturtur berupa pencak silat, syair gulung dan syair memuar penyangat, bukti wujud penyatuan manusia dengan hewan, tumbuhan dan alam sekitarnnya. Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh masyarakat, Camat Benua kayong Hasnan, Muspika Kecamatan Ketua MABM, Kades negeri Baru dan jajaran Kantor Informasi kebudayaan dan Pariwisata Ketapang.