Saturday, 2 August 2014   |   Saturday, 5 Syawal 1435 H
Online Visitors : 724
Today : 2.817
Yesterday : 15.958
Last week : 139.911
Last month : 420.919
You are visitor number 96.970.686
Since 01 Muharam 1428
( January 20, 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

19 februari 2008 06:43

Album Zapin Bermadah Dapat Sambutan Hangat

Diluncurkan Di TIM Jakarta
Album Zapin Bermadah Dapat Sambutan Hangat

Jakarta- Dua penyanyi Melayu terbaik asal Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, yaitu Oesman dan Rini Fakhriani, Senin (18/2) malam meluncurkan album kedua mereka. Peluncuran album yang berisi lagu-lagu Zapin terbaik itu, dilaksanakan di di Gedung Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.

Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri menjelaskan, peluncuran album yang bertajuk Zapin Bermadah ini dilakukan pada malam puncak Semarak Negeri Zapin (SNZ) yang digelar Yayasan Panggung Melayu bekerjasama dengan Pemkab Bengkalis.

Dijelaskan Johan, dalam album itu terdapat sembilan buah lagu. "Dalam album itu, baik Oesman maupun Rini menyanyikan lagu secara solo masing-masing empat dan tiga buah lagu. Sedangkan satu lagu lainnya, mereka bawakan secara duet," kata Johan.

Dalam album itu, lagu yang dibawakan Wak Seman, begitu Oesman akrab dipanggil, adalah Zapin Bermadah, Riwayat Lancang Kuning, Azura, dan Negeri Pujaan. Sedangkan Rini yang sehari-hari bekerja sebagai penyiar Radio Pemerintah Daerah (RPD) Bengkalis ini, membawakan tembang dengan judul Zapin Melayu, Cinta Bukan Permainan, dan Panggilan Pulau.

"Sedangkan tembang Joget Lambak, dalam album itu, dibawakan secara duet," terang Johan yang berada di Jakarta untuk mengikuti peluncuran album tersebut. "Peluncuran album itu akan dimeriahkan juga oleh master biola Hendri dan Darmansyah," imbuhnya semangat.

Sementara itu ketika dihubungi secara terpisah, baik Oesman maupun Rini berharap album kedua mereka itu dapat memperkaya khazanah lagu-lagu Melayu di blantika musik di tanah air. "Mudah-mudahan apa yang kami berikan ini dapat diterima para pecinta lagu-lagu Melayu, khususnya lagu-lagu Zapin di tanah air," harap Wak Seman dan Rini senada.

Pada saat launching album kedua mereka itu, Wak Seman menyanyikan lagu Zapin Bermadah, sementara Rini, Zapin Melayu. Lagu yang akan mereka bawakan itu, masing-masing menjadi lagu wajib untuk kelompok pria dan wanita pada Festival Lagu Zapin se-Indonesia.

Sebagaimana disampaikan Ketua YPM Asrizal Nur, dalam rangka mengangkat dan lebih memasyarakatkan budaya Melayu, YPM menggelar helat seni dan budaya yang bertajuk SNZ. Helat yang dilaksanakan di Plaza Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta itu, berlangsung sejak 15 Februari.

"Dalam kegiatan SNZ itu dilaksanakan Festival Penyanyi Zapin Se-Indonesia. Peserta yang mengikuti festival ini sebanyak 90 orang penyanyi pria dan wanita," kata Asrizal.

Dijelaskan Asrizal, festival itu memperebutkan piala Bupati Bengkalis serta hadiah uang tunai senilai 30 juta rupiah. "Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat kebudayaan bangsa, khususnya kebudayaan Melayu," kata Asrizal.

Selanjutnya, kata Asrizal, festival itu terbuka untuk umum, dengan batas usia 15 tahun ke atas. Untuk kelompok pria, peserta menyanyikan lagu wajib Zapin Bermadah, sedangkan wanita Zapin Melayu.

Menurut Asrizal, pemenang lomba festival itu nantinya akan diumumkan pada malam puncak SNZ. Menurutnya, Bupati Bengkalis memang sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Begitu juga Gubernur Riau HM Rusli Zainal dan sejumlah tokoh Melayu yang ada di Jakarta.

Sumber : www.riauinfo.com


Read : 2.742 time(s).

Write your comment !