Saturday, 16 May 2026 |Saturday, 29 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 903
Today
:
16.420
Yesterday
:
31.324
Last week
:
249.195
Last month
:
15.288.374
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
02 april 2007 05:02
Ditemukan, Menulis Arab Melayu Pakai Komputer
Tiga alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, menemukan program menulis Arab Melayu dengan menggunakan komputer. Cara kerjanya lebih mudah dan sangat familiar dengan masyarakat Indonesia dan pengguna huruf latin. Jenis hurufnya pun lebih beragam dan bisa di-lay out seperti yang diingingkan.
Ketiga alumnus UIN Suska Riau tersebut adalah Yahya Anak Rainin, Muhammad Arif, dan Jelprizon Ojel. Ketiganya merupakan anak jati Riau yang memulai penelitiannya sejak 2003.
“Kami baru bisa memastikan program ini bisa dijalankan, lolos uji, dan layak dipakai masyarakat umum pada 16 Juni 2006. Memang penemuan ini agak telat kami sampaikan kepada masyarakat umum. Karena, dalam beberapa bulan terakhir ini kami terus mengadakan penyempurnaan dan pengayaan,” kata Yahya kepada Riau Pos, kemarin.
Program penulisan Arab Melayu itu mereka beri nama Arab Melayu 101. Program ini bisa dijalankan dengan Microsoft dan Macintosh. Program yang ada di Microsoft seperti Word, Excel, Powerpoint, Notepad, Dos, Wordpad, bisa menggunakan penulisan Arab Melayu ini. Namun untuk program Corel dan Adobe, sampai kini masih mereka usahakan.
“Sebenarnya penemuan ini tidaklah murni ciptaan kami 100 persen. Karena, untuk menjalankan program ini kami masih menggunakan fitur-fitur yang ada di Microsoft dan Macintosh,” kata Yahya merendah.
Selain itu, Yahya juga mengungkap beberapa kekurangan pada temuan ini. Seperti jenis font yang masih terbatas dan tidak bisa diadaptasi kepada program lain selain Microsoft dan Macintosh tadi.
Disebutkan Yahya, penemuan ini akan sangat penting artinya bagi Riau, dan ranah negara serumpun Melayu lainnya. Karena, selama ini pemakaian tulisan Arab Melayu selalu terkendala pada sistem komputerisasi. Rata-rata, masyarakat menulis Arab Melayu dengan menggunakan tangan atau sistem lainnya yang lebih rumit.
“Dengan ditemukannya cara menulis Arab Melayu menggunakan komputer ini, tentu ke depannya akan lebih mudah. Apalagi Provinsi Riau yang sangat kental kemelayuannya sekarang sedang giat menggunakan jenis tulisan ini,” kata Yahya.
Seperti yang diungkapkan Yahya, keinginan besar untuk menggunakan tulisan Arab Melayu sebenarnya tidak berbanding lurus dengan perangkat yang ada. Selain itu, pengetahuan terhadap kaidah tulisan Arab Melayu juga masih rendah. Sehingga yang terlihat kemudian adalah banyaknya tulisan yang salah kaprah dan membuat “sakit mata” bagi orang yang memandangnya.
“Makanya kami sangat berharap program yang ditemukan anak jati Riau ini bisa diperhatikan dan dikembangkan. Kami tidak akan jual mahal soal program ini. Asalkan program ini bisa berguna bagi orang banyak, sudah sangat cukup bagi kami,” kata Yahya yang dibenarkan M Arif.