Tuesday, 25 August 2026   |   Tuesday, 11 Rab. Awal 1448 H
Online Visitors : 1.642
Today : 21.221
Yesterday : 23.903
Last week : 178.006
Last month : 11.454.048
You are visitor number 105.216.314
Since 01 Muharam 1428
( January 20, 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

03 april 2007 05:32

Masjid Putra Malaysia; Bagai Terapung di Danau Putrajaya

Masjid Putra Malaysia; Bagai Terapung di Danau Putrajaya














Putrajaya sebagai Ibukota Pemerintahan Negara Malaysia, tumbuh sebagai kota modern yang dilengkapi berbagai fasilitas `super`. Sebagai negara berpenduduk muslim mayoritas, di Putrajaya ini pun didirikan Masjid Agung dengan nama Masjid Putra, yang diambilkan dari nama PM Malaysia pertama, Tunku Abdul Rahman Putra Al Haj. Masjid Putra juga merupakan salah satu bagian kebesaran Putrajaya.

Letaknya bersebelahan dengan Dataran Putra dan berhadapan dengan Tasik Putrajaya. Dari masjid ini dapat dilihat keindahan kawasan seantero Putrajaya dengan danaunya yang segar dan hijaunya pepohonan. Sebagian besar kawasan masjid dikelilingi danau. Sepintas Masjid Putra seperti masjid terapung yang berdiri di atas danau.

Masjid yang didominasi warna merah jambu atau merah muda terakota ini mengadopsi seni arsitektur Persia zaman Kerajaan Safawe. Corak bangunan tradisional digunakan untuk memadukan peralihan dari bentuk segi empat ke bentuk bulat (kubah) dengan menerapkan segi 8 sebagai bentuk perantara.

Bagian bawah Masjid Putra menampilkan citra pertahanan yang kuat, dihiasi dinding dan benteng untuk memberi gambaran keteguhan. Terpancar pula konsep keterbukaan berupa tiang berbentuk payung dan ukiran yang melambangkan perlindungan dari hujan dan panas, serta memasukkan udara alami. Konsep Masjid Putra yang terbuka ini juga menjadikan deretan jamaah ketika melaksanakan ibadah salat atau saf menyatu antara yang di luar dan di dalam masjid.

Informasi yang diperoleh KR dari Masjid Putra menyebutkan, di bagian atas terdapat 8 kubah kecil membentuk 4 penjuru mata angin. Sedang di sekeliling bagian bawah kubah utama menempel 16 tudung.

Selain kubah dan pintu gerbang, bangunan mencolok lainnya dari Masjid Putra adalah menara setinggi 116 meter di sebelah kiri pintu gerbang. Menara berbentuk bintang 8 penjuru menunjukkan keunggulan seni bangunan dan arsitektur Islam. Pada bangunan fisik menaranya terdapat 5 tingkatan yang melambangkan 5 Rukun Islam dan juga salat 5 waktu.

Kubah Masjid Putra berwarna merah jambu, dengan gaya arsitektur sebagaimana yang sering dijumpai di masjid-masjid Mesir. Namun ukiran dan hiasan di dalam kubah dan masjid secara keseluruhan diilhami seni ukir tradisional Melayu yang dilengkapi panel-panel dari kayu.

Sumber:

www.kr.co.id


Read : 3.966 time(s).

Write your comment !