Thursday, 11 June 2026   |   Thursday, 25 Dzulhijah 1447 H
Online Visitors : 0
Today : 4.345
Yesterday : 20.067
Last week : 227.151
Last month : 9.252.016
You are visitor number 105.216.314
Since 01 Muharam 1428
( January 20, 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

31 juli 2008 01:49

Presiden Buka Konferensi Internasional Cendekiawan Muslim

Presiden Buka Konferensi Internasional Cendekiawan Muslim

Jakarta-  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (30/7), menghadiri sekaligus membuka Konferensi Internasional Cendekiawan Muslim (ICIS) yang akan membahas mengenai akar permasalahan konflik-konflik yang terjadi di sejumlah belahan dunia.

Presiden juga menjadi pembicara kunci pada konferensi yang digagas oleh Pengurus Besar Nahdatul Ulama (NU) di Hotel Borobudur Jakarta dan akan berlangsung hingga 1 Agustus 2008 mendatang.

Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengatakan, ICIS telah diselenggarakan untuk ketiga kalinya dan bertujuan membantu menyelesaikan sejumlah konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia melalui diskusi yang melibatkan pihak-pihak yang berkonflik dan sejumlah cendekiawan muslim.

"ICIS tidak berambisi menyelesaikan konflik itu. Tujuan utama kesamaan visi dan pandangan. Setiap yang memandang selama ini didahului kepentingan. Agar Islam bisa menata diri dan tidak masuk ke area konflik," kata Hasyim.

Ia menambahkan, konferensi itu yang akan diisi dengan sejumlah sesi yang membahas secara rinci konflik di beberapa belahan dunia, dan akan mencari gambaran tentang konflik-konflik di dunia Islam seperti di  Darfur, Lebanon, Irak, Iran, Afghanistan dan Filipina.

"Pembahasan akan melibatkan pengamat, ulama dan pemerintahan yang terlibat konflik," katanya. ICIS ketiga itu akan dihadiri oleh 300 peserta, 200 diantaranya dari dalam negeri dan 150 dari luar negeri.

Dari 150 peserta asal luar negeri itu, 52 sebagai pembicara dan 89 orang sebagai delegasi peserta dan berasal dari 66 negara. Dalam konferensi ini nantinya akan disusun Jakarta Message yang

berisi hasil-hasil pertemuan tersebut dan akan dijadikan acuan bagi langkah berikutnya menindaklanjuti hasil konferensi tersebut. (Ant/OL-03)

Sumber : www.mediaindonesia.com (30 Juli 2008)


Read : 2.370 time(s).

Write your comment !