Sunday, 26 April 2026 |Sunday, 9 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 676
Today
:
14.422
Yesterday
:
23.172
Last week
:
7.342.256
Last month
:
101.098.282
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
28 oktober 2008 06:45
Termegah di Indonesia, Perpustakaan Soeman HS Resmi Dibuka
Pekanbaru- Gubernur Riau Wan Abubakar meresmikan pelayananan dan penggunaan Perpustakaan Soeman HS, Selasa (28/10). Gedung perpustakaan yang berlokasi di Jalan Jendral Soedirman Pekanbaru tersebut merupakan gedung perpustakana termegah di Indonesia. Hadir dalam peresmian terebut Kepala Perpustakaan Nasional Dedy P Rahmananto, Kepala Badan Arsip Nasional Djoko Utomo, Budayawan Riau Tenas Effendy, Wan Ghalib dan sejumlah tokoh lainnya.
Peresmian pelayaan Gedung Perpustakaan Soeman HS ditandai pengguntingan pita oleh gubernur. Selanjutnya gubernur didampingi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Riau Sudirwan Hamid dan undangan kehormatan lainnya meninjau pameran buku serta kelengkapan fasilitas lainnya.
Di sela-sela peninjauan, gubernur memuji kebijakan pembangunan perpustakaan Soeman HS. Menurutnya ini merupakan bukti keberhasilan dari Program Riau Membaca. “Ini merupakan prestasi bagi Riau. Terutama bukti keberhasilan program Riau Membaca,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Perpustakaan Nasional mengaku kagum pada keberanian Pemprov Riau membangun gedung perpustakaan yang merupakan termegah di Indonesia. “Ini memang termegah di Indonesia. Bahkan dibandingkan dengan gedung Perpustakaan Nasional di Jakarta,” pujinya.
Sedangkan Sudirwan Hamid mengatakan, selain memiliki gedung termegah di Indonesia, Perpustakaan Soeman HS memiliki kekhasan dibanding perpustakaan lain di Indonesia, yakni memiliki literatur terlengkap seputar Kebudayaan Melayu.
Ketika ditanya mengenai berapa banyak koleksi buku yang dimiliki, Sudirwan mengatakan baru 300.000-an. “Sekarang baru tigaratus ribuan. Idealnya sejuta eksemplar,” ujarnya.
Sudirwan mengatakan, untuk mencapai target memiliki koleksi buku hingga sejuta eksemplar bisa dicapai hingga 2011 mendatang.(mad)