Thursday, 14 May 2026 |Thursday, 27 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 381
Today
:
8.720
Yesterday
:
35.104
Last week
:
209.627
Last month
:
15.288.374
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
23 januari 2009 09:36
Perayaan Milad MelayuOnline.com II: Musik Tradisi dan Modern Berpadu di Milad MelayuOnline.com II
Yogyakarta, MelayuOnline.com - Puncak perayaan Milad MelayuOnline.com turut dimeriahkan dengan pementasan seni musik Melayu. Acara yang diselenggarakan oleh Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) ini berlangsung pada Selasa malam (20/1), di Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Sebanyak tujuh kelompok seniman dari Indonesia dan Malaysia unjuk kepiawaian, untuk memeriahkan sekaligus menghibur para undangan. Empat di antaranya, yang menampilkan permainan musik memukau, yakni permainan gambus oleh H. Sulaiman, permainan kompang (rebana) dari Sanggar Seni Karimun dan Natuna, permainan biola dari Tengku Ryo and The Malay Band, serta hip hop Melayu dari Jogja Hip Hop Foundation.
Acara pada malam itu, diawali dengan tabuhan kompang, yang mengiringi pengunjung saat bersantap malam. Para anak muda dari Sanggar Seni Karimun dan Natuna ini kembali unjuk kebolehan di atas panggung, pada saat dimulainya perayaan Milad MelayuOnline.com II.
H. Sulaiman pada malam perayaan tersebut, memainkan alat musik gambus yang diiringi oleh dua pemain marwas (gendang). Sebuah komposisi musik yang mendayu, dibawakan oleh pria yang juga mendapat Anugerah MelayuOnline.com untuk kategori Penggagas Pendirian dan Pewakaf Tanah Museum Linggam Cahaya ini. Alunan musik tradisional yang dihasilkan dari petikan gambus dan pukulan marwas ini, mampu membuai ratusan penonton yang hadir pada malam itu.
Usai menyaksikan permainan kompang dan gambus, penonton kemudian disuguhkan dengan perpaduan antara musik tradisi dengan musik modern yang dimainkan oleh Tengku Ryo and The Malay Band. Gesekan biola gaya Melayu yang dibawakan oleh Tengku Ryo berpadu dengan hentakan musik DJ, pada tembang yang bertajuk Journey to Deli. “Kami memang berusaha melakukan eksplorasi terhadap musik Melayu dan menggubahnya kembali agar dapat didengar oleh semua kalangan,” tutur Tengku Ryo mengenai jenis musik yang diusungnya kepada MelayuOnline.com, sesaat sebelum pementasan.
Sebelum penutupan, penonton kembali dibuat berdecak kagum, ketika empat anak muda dari Jogja Hip Hop Foundation tampil ke atas panggung. Ke empat anak muda ini, menyanyikan dua buah lagu bernuansa hip hop, dengan menggunakan syair Gurindam Dua Belas, karya Raja Ali Haji, sebagai liriknya. “Maaf kalau kami bernyanyi sambil memegang teks, syair Gurindam Dua Belas ini baru kami dapatkan beberapa hari yang lalu. Musik dan lagu ini, memang kami buat khusus untuk perayaan ini,” tutur Moh. Marzuki, salah seorang personel Jogja Hip Hop Foundation kepada para penonton yang memadati Concert HallTBY.
(Des Christy/brt/35/01-09)
Sumber Foto: Koleksi BKPBM (Fotografer: Aam Ito Tistomo)