Saturday, 2 May 2026   |   Saturday, 15 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 1.262
Today : 19.170
Yesterday : 18.558
Last week : 192.091
Last month : 15.288.374
You are visitor number 105.216.314
Since 01 Muharam 1428
( January 20, 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

02 juni 2009 02:00

Gelar Karya Teater Sumatra Berakhir

Gelar Karya Teater Sumatra Berakhir

Bandarlampung - Komunitas Berkat Yakin (Kober) asal Bandarlampung menutup Gelar Karya Teater Sumatra yang dilangsungkan sejak 25 Mei hingga 29 Mei 2009. Dengan mengusung lakon “Rumah Atawa Berkunjung ke Rumah Nenek”, Kober berhasil membius penikmat teater yang memadati Taman Budaya Lampung. Tidak tanggung-tanggung, seorang Sitok Srengenge pun melontarkan pujiannya. Menurut kurator Teater Salihara Jakarta itu, variasi adegan Kober sangat luar biasa. ``Kober mampu membuktikan mereka yang terbaik,” katanya.

Sitok memandang suguhan teater tersebut telah mewakili gagasan dengan bentuk yang sangat menarik. Dengan mengedepankan tema keseharian yang terkadang dianggap biasa dan terlupakan, Kober mencoba mempertanyakannya kembali tanpa mengidentifikasi tokoh-tokoh dimaksud. Hasilnya, terus dia, pembicaraannya menjadi suatu yang sangat abstrak tanpa meninggalkan kenyataan sebenarnya. ``Jadi tergantung bagaimana kita menafsirkannya. Yaitu sesuai pengalaman dan keyakinan kita masing-masing,” tandasnya.

Dalam lakon berdurasi sekitar satu jam tersebut, muncul fragmen-fragmen abstrak karena dapat dianggap saling berhubungan atau tidak. Makin dicari jawaban, yang muncul justru pertanyaan-pertanyaan berulang. Dengan dukungan pencahayaan dan efek suara yang cukup baik, lakon ini juga menyisipkan berbagai macam kultur budaya dan keseharian yang terserak di antara kehidupan kita. Misalnya musik India, Jawa, Sunda, Bali, yang diperdengarkan. Kadang satu, kadang juga membaur. Hasilnya, aura pertunjukan yang berbeda. Ditambah efek pencahayaan yang menimbulkan beragam penafsiran, menjadikan pertunjukan yang disutradarai Ari Pahala Hutabarat itu menjadi kaya khazanah.

Ketua pelaksana Iswadi Pratama yang juga salah seorang pengamat teater dalam pertunjukan tersebut menyatakan rasa kagumnya. ``Cuma satu kata yang bisa saya katakan tentang pertunjukan Kober ini. Dahsyat!” singkatnya.

Sebelum pertunjukan, Ratna Riantiarno sebagai salah satu pentolan teater Koma, Jakarta, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras dan upaya Teater Satu untuk memajukan dunia teater di Bandarlampung. ``Saya berharap kegiatan ini tidak terhenti hanya sampai di sini. Namun tetap dipertahankan dan dikembangkan sehingga mampu membuat nama Sumatra muncul dan bereksistensi, sama dengan pulau lainnya,” ujarnya. (Taufik Wijaya)

Sumber: http://www.radarlamsel.com
Kredit Foto: http://www.suaramerdeka.com


Read : 2.559 time(s).

Write your comment !