Thursday, 11 June 2026 |Thursday, 25 Dzulhijah 1447 H
Online Visitors : 0
Today
:
5.720
Yesterday
:
20.067
Last week
:
227.151
Last month
:
9.252.016
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
13 juni 2009 01:00
Kerukunan Beragama di Indonesia Jadi Acuan Dunia
Banda Aceh, NAD - Sejumlah negara ingin belajar tentang kerukunan umat beragama di Indonesia yang dinilai berjalan baik sehingga kehidupan sosial masyarakat yang beraneka ragam keyakinan itu bisa berjalan damai. "Kerukunan umat beragama di Indonesia berjalan cukup baik, sehingga ada beberapa negara yang ingin mencontoh," kata Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Departemen Agama, Zainuddin Daulay di Banda Aceh, (11/6).
Ia menyatakan, Pemerintah Italia, Swiss, dan Rusia telah mengundang pejabat Depag ke negara itu untuk belajar bagaimana kerukunan umat beragama di Indonesia berjalan baik. Bahkan, Presiden Amerika Serikat Barack Obama ketika menyampaikan pidatonya di Mesir beberapa hari lalu menyatakan kerukunan umat beragama di Indonesia bisa menjadi contoh negara lain. Oleh karena itu, Depag terus berupaya menciptakan agar masyarakat Indonesia tetap rukun dan damai, meskipun di era globalisasi sekarang ini banyak nilai-nilai sosial, budaya, dan agama yang mulai luntur yang berdampak pada perekonomian.
Ia menilai, konflik yang pernah terjadi di Indonesia, bukan karena agama, tapi lebih kepada ekonomi. “Oleh karenanya, paradigma kerukunan umat beragama tidak lagi melakukan dialog di tingkat atas, tapi pada tatanan masyarakat bawah seperti nelayan dan petani,” katanya. Program Depag ke depan memperbanyak dialog kepada masyarakat bawah yang tidak hanya membicarakan masalah agama, tapi juga sosial budaya dan lingkungan hidup, kata Zainuddin Daulay. (dat02/ann)