Wednesday, 20 May 2026   |   Wednesday, 3 Dzulhijah 1447 H
Online Visitors : 1.418
Today : 23.646
Yesterday : 25.387
Last week : 249.195
Last month : 15.288.374
You are visitor number 105.216.314
Since 01 Muharam 1428
( January 20, 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

29 juni 2009 02:00

Seni Budaya Melayu Serumpun Wajib Dipertahankan

Seni Budaya Melayu Serumpun Wajib Dipertahankan

Pekanbaru, Riau - Seni budaya tak lekang dari anak negeri, untuk itu patut diberikan apresiasi kepada ratusan penari dan pemukul gendang dari tiga negara berkolaborasi dalam tarian anak negeri serumpun yang menghibur ribuan tamu yang hadir di Bandar Seni Raja Ali Haji (Serai). Gemerlap lampu dan ratusan kendaraan yang pakir di Bandar Serai, Jumat (26/6) mengundang masyarakat Pekanbaru untuk singgah dan bertandang ke tempat itu.

Ini disebabkan di Bandar Serai berlangsung pesta besar yang harus dilihat dan disaksikan. Halaman gedung teater Idrus Tintin hingga pukul 21.00 WIB malam tadi tampak berjimbun orang berkumpul untuk menyaksikan satu pergelaran seni yang ditunggu-tunggu masyarakat, yaitu Rentak Gendang dan Tari Negeri Serumpun.

Pergelaran seni budaya Melayu serumpun pertama ini dihadiri langsung para penari dari tiga negara. Mulai dari Malaysia, Singapura dan Indonesia. Lebih dari 10 kelompok seni tari dan gendang ikut pada pergelaran memeriahkan Hari Jadi Pekanbaru ke-225 dan Rakernas Apeksi yang sedang berlangsung di Pekanbaru. Seperti pertunjukan kolaborasi penari dan pemukul gendang dimulai, langsung memukau para penonton yang hadir. Yang semula hanya duduk langsung berdiri dan merapat ke atas panggung yang terletak di halaman Gedung Teater kebanggaan Masyarakat Riau tersebut.

Setelah pertunjukan tersebut, tak kalah memukaunya para penari dan pemukul gendang dari Aceh Darussalam, dengan irama khas dan nyanyian dialek negeri Serambi Mekkah itu membuat para penonton berdiri dan melihat lebih dekat. Kemudian rentak kaki, goyangan pinggang dan gerakan tangan dan jari yang lentik terus berkolaborasi, setelah penari dan pemukul gendang dari Jakarta dan Singapura naik ke panggung. “Penuh keakraban dan pertunjukan yang pekat dengan nilai seni budaya dari berbagai negeri, tapi tetap sama yaitu gendang dan tarian anak negeri serumpun,‘‘ ungkapan itulah yang terucap dari ketua panitia pelaksana Drs H Syahril Manaf.

Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit, menegaskan agar seluruh daerah mempertahankan seni dan budaya serumpun, terutama pukulan gendang dan juga tari anak negeri serumpun. “Kerja sama seni budaya ini harus terus dipertahankan, sehingga ia terus berkembang. Tak sedikit anak negeri serumpun ini tenar dan tersohor karena seni dan budaya. Jadi ini harus jadi perhatian kita bersama,‘‘ jelas Mambang. Mambang juga menegaskan, dengan seni budaya ini jugalah menyatukan berbagai puak, kampung, desa dan juga antar daerah bahkan antar negara. (amf)

Sumber: http://www.riaupos.info
Kredit Foto: http://www.kab-karimun.go.id


Read : 5.373 time(s).

Write your comment !