You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
31 juli 2007 07:41
Kerjasama NAD dan Jeju Korea Ditandatangani
Banda Aceh- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Pemprov Jeju, Korea Selatan melakukan kerjasama yang saling menguntungkan.
Memorandum of Agreement (MoA) pelaksanaan kerjasama tersebut ditandatangani oleh Gubernur NAD, Irwandi Yusuf dan Gubernur Provinsi Istimewa Jeju, Tae Hwan Kim, di Pendopo Gubernur NAD, Rabu (25/7) malam.
Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur NAD, Muhammad Nazar, Asisten II Setdaprov NAD, Usman Budiman, Ketua Kadin Aceh, Firmandez SE dan sejumlah pengusaha dari Jeju.
Dalam MoA tersebut, kedua provinsi telah menyetujui sejumlah pasal dalam rangka perbaikan pembangunan yang kontinyu dan kerjasama yang menguntungkan kedua belah pihak.
Disebutkan, kedua belah pihak akan mengembangkan program-program untuk mempromosikan kerjasama yang menguntungkan dan menjadi kepentingan bersama.
Kedua belah pihak akan membentuk tim-tim task force untuk mengembangkan dan melaksanakan program-program pertukaran. Kedua belah pihak akan mendukung dan bekerjasama dalam mengembangkan berbagai sektor potensial untuk kesejahteraan kedua belah pihak.
Pernyataan kesepahaman ini ditulis dalam tiga bahasa, yakni bahasa Inggris, bahasa Korea dan bahasa Indonesia.
Pertama
Gubernur NAD, Irwandi Yusuf seusai penandatangan MoA menyatakan, ini adalah agreement pertama antardua daerah dua negara yang dilakukan pemerintahan baru Aceh.
“MoA yang ditandatangani malam ini memiliki makna sangat spesifik, karena kedua daerah sama-sama memiliki otonomi khusus,” kata Irwandi.
Ditambahkan, dengan otonomi khusus yang dimiliki, Pemerintahan Aceh dapat mengadakan kerjasama dengan pihak luar negeri dalam bidang pertambangan (batubara, mineral, panas bumi), kehutanan, pertanian, perikanan dan kelautan dan lainnya. Pemerintahan Aceh juga dapat berpartisipasi secara langsung dalam kegiatan seni, budaya dan olahraga internasional.
“Kami sangat berharap, peluang yang ada ini, dapat dimanfaatkan secara timbal balik dan saling menguntungkan antara pemerintahan Jeju dengan pemerintahan Aceh. Kita juga bahagia karena dalam kesempatan ini hadir para pengusaha dari Jeju. Semoga dengan melihat langsung kondisi dan potensi yang ada di Aceh, kesepakatan yang telah ditandatangani dapat segera ditindaklanjuti secepatnya,” harap Irwandi.
Kepada Gubernur Jeju dan rombongannya, Irwandi Yusuf menyampaikan, dengan kondisi Aceh yang sudah sangat kondusif, komitmen pemerintahan Aceh akan memberikan kemudahan berinvestasi dan sumber daya alam yang sangat prospektif.
Gubernur Jeju, Tae Hwan Kim mengatakan, untuk menindaklanjuti MoA, itu nanti Gubernur Aceh akan datang lagi ke Jeju bulan September atau Desember 2007 dan setelah itu baru bisa dibuat programnya.
“Kita sudah buat tim task force dari kedua provinsi. Programnya, di Provinsi Aceh perlunya apa, tim task force akan diskusi lagi, nanti baru kita tahu,” ujarnya.
Sumber : Analisa Kredit foto : www.lestariheritage.net