Thursday, 7 May 2026 |Thursday, 20 Dzulqaidah 1447 H
Online Visitors : 992
Today
:
20.135
Yesterday
:
40.787
Last week
:
192.091
Last month
:
15.288.374
You are visitor number 105.216.314 Since 01 Muharam 1428 ( January 20, 2007 )
AGENDA
No data available
News
04 juli 2009 02:15
Soft Launching dan Diskusi Buku
`Merajut Mozaik Dunia Melayu: Dari Raja Ali Haji hingga MelayuOnline.com`
Soft Launching dan Diskusi Buku
“Merajut Mozaik Dunia Melayu: Dari Raja Ali Haji hingga MelayuOnline.com”
Tanggal: 4 Juli 2009
Waktu: 13.00 WIB – 16.00 WIB
Tempat: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) Jalan Gambiran no 85 A Umbulharjo, Yogyakarta
“Merajut Mozaik Dunia Melayu: Dari Raja Ali Haji Hingga MelayuOnline.com” merupakan buku yang diterbitkan oleh Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) bekerjasama dengan penerbit AdiCita di Yogyakarta. Buku bunga rampai ini ditulis guna menandai perjalanan BPKBM yang telah menginjak usia ke-6 pada tanggal 4 Juli 2009. Penerbitan buku ini juga merupakan wujud nyata dari salah satu tujuan berdirinya BPKBM, yakni menggali, mengumpulkan, memelihara, mengekalkan, dan mengembangkan pelbagai kekayaan seni dan budaya Melayu yang masih berlaku di masyarakat, maupun yang pernah ada di masa lampau sebagai dokumen sejarah, seni dan budaya.
Selama ini masyarakat sering salah kaprah dengan pandangan yang sempit tentang rumpun Melayu. Hampir sebagian besar beranggapan bahwa orang Melayu adalah mereka menetap di kawasan Melayu, berbicara bahasa Melayu, mengamalkan adat-istiadat Melayu, dan memeluk agama Islam. Padahal dalam sejarah perkembangannya, Melayu telah bersentuhan dengan elemen-elemen budaya lain, seperti budaya Indic, budaya Sino, budaya Arabic hingga mengalami fase kolonialisme. Hal tersebut menyebabkan rumpun Melayu menjadi rumpun yang majemuk dan penuh dengan keragaman, bukannya rumpun budaya dengan entitas tunggal.
Beranjak dari hal tersebut, buku ini berusaha untuk mengangkat tentang keragaman budaya Melayu dengan pendekatan multidisipliner sesuai dengan latar belakang keilmuwan para penulisnya. Karya ini mencoba untuk merajut mozaik dunia Melayu yang tersekat-sekat untuk merumuskan perspektif yang menjadi paradigma dalam memahami kemajemukan rumpun Melayu. Buku ini memuat 13 tulisan yang diklasifikasi menjadi tiga bagian.
Bagian pertama terdiri dari 4 tulisan yang mengangkat tentang latar belakang kebahasaan Melayu dan transformasinya ke era Indonesia. Bagian ini merunut perjalanan sejarah bahasa, perjuangan, dan proses penyebarannya melalui surat kabar. Bagian ini ditulis oleh Ahmad Salehudin, Arya Seta, An Ismanto, dan Iswara N Raditya. Bagian kedua buku ini membahas tentang aspek kebudayaan dengan mendalami dunia budaya orang Melayu untuk memahami cara pandang rumpun Melayu. Cara pandang itu dipahami melalui berbagai mitos yang ada dalam masyarakat Melayu, keyakinan yang terekspresikan dari senjata yang dimiliki, peristiwa kehidupan berupa kebudayaan mengunyah sirih dan upacara perkawinan etnik Bugis di Sulawesi Utara, serta perilaku latah. Para penulis pada bagian ini adalah Tunggul Tauladan, Mahyudin Al Mudra, Lukman Solihin, Samsuni, dan Hatib Abdul Kadir. Sedangkan bagian ketiga atau bagian pamungkas dari buku ini membahas tentang aspek konstruksi Identitas dan Etnisitas rumpun Melayu yang menempati kawasan Indonesia. Adapun penulis di bagian ini adalah Ahmad Sahida, Mohamad Endi Saputra, Khidir Marsanto, dan Afthonul Afif.
Pembicara pada acara ini adalah Dr. Aris Arif Mundayat (Direktur Pusat Studi Sosial Asia Tenggara UGM sekaligus konsultan BKPBM). Sedangkan moderator diskusi adalah Iswan M. Isa, budayawan Kalimantan Barat.