Friday, 17 April 2026   |   Friday, 29 Syawal 1447 H
Online Visitors : 8.674
Today : 105.237
Yesterday : 36.578
Last week : 249.242
Last month : 101.098.282
You are visitor number 105.216.314
Since 01 Muharam 1428
( January 20, 2007 )
AGENDA
  • No data available

 

News

22 oktober 2009 02:30

Karimun Akan Kembangkan Batik Bercorak Melayu

Karimun Akan Kembangkan Batik Bercorak Melayu

Karimun, Kepulauan Riau - Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau akan mengembangkan batik bercorak Melayu sebagai ciri khas daerah tersebut yang akan memberikan warna bagi salah satu khazanah budaya Indonesia.

"Ini merupakan sebuah pengharapan bagi kami, sehingga corak batik dengan ciri khas Melayu turut berkiprah dalam pasar batik tanah air," kata Istanto, Kepala Kantor Pemuda dan Olah Raga.

Ia mengatakan hal itu usai pelatihan membatik yang diberikan kepada 18 peserta dari sembilan kecamatan yang digelar di Hotel Erison, Tanjung Balai Karimun, Selasa.

Istanto mengatakan, pelatihan tersebut merupakan cikal bakal untuk mengembangkan keterampilan membatik di kalangan masyarakat yang nantinya akan dikombinasikan dengan budaya Melayu yang memperkaya motif batik nasional.

"Kami berharap para peserta yang mendapat pelatihan mampu mengaplikasikannya di lapangan sehingga batik lebih dikenal masyarakat," kata dia.

Baju batik didominasi warna kuning, hijau atau biru sebagai warna khas pakaian adat Melayu menampilkan keindahan tersendiri bagi siapa pun yang memakainya, kata dia.

Bupati Karimun H. Nurdin Basirun mengatakan, pelatihan tersebut merupakan langkah maju dalam menggalakkan batik bagi masyarakat pascapengakuan Badan PBB bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO) terhadap batik sebagai warisan bangsa Indonesia.

"Kami bukan hanya mengimbau agar masyarakat membiasakan diri memakai batik, tetapi lebih jauh lagi akan menjadikan batik sebagai salah satu sektor ekonomi kerakyatan, kalau perlu batik produksi Karimun bisa berkiprah di tanah air," ucapnya.

Sementara itu, para peserta pelatihan yang terdiri atas pemuda dan guru itu akan mendapat ilmu membatik dari dua narasumber, Hariyanto dan Sudarmadi yang didatangkan khusus dari Yogyakarta.

Sumber: http://www.antaranews.com


Read : 3.471 time(s).

Write your comment !