Burung Tempua dan Burung Puyuh
| Pengarang |
: |
Irwan Effendi |
| Penerbit |
: |
Balai Kajian & Pengembangan Budaya Melayu bekerja sama dengan Penerbit Adicita Karya Nusa |
Tanggal terbit
|
: |
|
Jumlah halaman
|
: |
36 hlm. Duotone |
Ukuran
|
:
|
15 x 21 cm HVS |
Cetakan ke
|
:
|
1, 2006 |
Sinopsis
|
:
|
Tempua dan Puyuh adalah dua ekor burung yang bersahabat. Mereka saling menolong dan menyayangi. Pada siang hari mencari makan bersama-sama. Dalam semua hal mereka sepakat, namun dalam hal bersarang mereka berbeda pendapat. Keduanya kemudi-an mencoba sarang masing-masing.
Pada malam pertama, Puyuh mencoba sarang Tempua yang tergantung di sebuah pohon. Tengah malam saat Puyuh dan Tempua tidur pulas, tiba-tiba angin bertiup sangat kencang. Sarang Tempua pun terayun ke sana kemari. Puyuh menangis ketakutan. Ia juga mulai muntah-muntah karena terus terombang-ambing.
Tempua berusaha menghibur Puyuh. Tetapi Puyuh masih ketakutan. Akankah angin segera berhenti? Lalu, apa yang akan terjadi dengan Puyuh dan Tempua? Agar tahu jawabannya, yuk kita baca kisah selengkapnya! |