Oleh: Muhammad Taufik dan Sumijati Atmosudiro.Program Studi Arkeologi Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Abstarct The management Borobudur temple as a cultural tourism object is a new development of cultural management in Indonesia. From colonial period until the beginning of the independence of Indonesia, ...
Oleh: Pramono, S.S., M.Si. Pendahuluan Pada tahun-tahun belakangan ini, media massa, baik lokal maupun nasional di negeri ini ramai memberitakan praktik jual beli naskah kuno yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.[1] Praktik jual beli tersebut dilakukan oleh pewaris naskah kuno dengan para peneliti Malaysia. ...
Oleh: Muchlis Paeni Kurang lebih dua dasawarsa lampau, Alvin Toffler mengejutkan dunia ketika Ia dalam bukunya The Third Wave (1980) membagi peradaban umat manusia dalam tiga fase. Pertama, peradaban yang lahir akibat munculnya temuan-temuan dalam bidang pertanian; kedua, peradaban yang lahir sebagai hasil ciptaan dari ...
Oleh: Sofwan “…orang-orang Bugis/Makassar tersebut pertama kali memperkenalkan ajaran-ajaran agama Islam kepada masyarakat Jembrana yang beragama Hindu Bali. Seiring dengan waktu, maka semakin kuat persatuan di antara kedua belah pihak, muslim dan warga asli Bali yang beragama Hindu. Bahkan, tercatat, ada juga seorang anggota keluarga I ...
Oleh: Ninuk Kleden-Probonegoro Abstrak: A lot of different ethnic communities in Lombok have been settled for centuries. A discussion of the self in the local context is often framed in political identity. Meanwhile, a uniqueness of particular cultures no longer have fixed meaning rather than fluid signs. People response to the relation of ...
Oleh : Soeroso M. P. Peninggalan di Sepanjang Sungai Batanghari Ketika tahun 1820 Kapten S. C. Crooke yang berkebangsaan Inggris pertama kali mengunjungi peninggalan-peninggalan di Muara Jambi, ia melaporkan bahwa "Muara Jambi merupakan bekas kota, yang memiliki sejumlah runtuhan bangunan bata dan batu yang berisi sejumlah arca dan ...