Senin, 29 Juni 2026   |   Tsulasa', 13 Muharam 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 7.449
Kemarin : 33.607
Minggu kemarin : 218.136
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Resensi Buku



21 mei 2015 07:07

Syair Boria; Biografi Abdullah Darus

Judul Buku
:
Syair Boria; Biografi Abdullah Darus
Penulis
:
Sohaimi Abdul Aziz, Rosmah Derak
Penerbit:
Persatuan Karyawan Pulau Pinang
Cetakan
:
Pertama, 2010
Tebal
:

VI + 155 Halaman.

Ukuran
:
14,5 x 21 cm.

Buku ini menjelaskan tentang kesenian Boria mulai dari sejarah hingga tranformasinya. Terdapat beberapa pandangn yang menjelaskan tentang asal usul boria. Asal usul yang kuat sebagai sejarah boria di semenanjung ialah berasal dari Iraq, sampai ke india dan dibawa hingga ke Pulau Pinang.

Pada tahun 1940-an, kesenian boria semakin tersusun teratur dan mulai dipengaruhi gaya baru yang mengikuti masa kekinian. Pengaruh syiah yang berbentuk keagamaan mulai terkikis dan digantikan dengan hiburan dan dikemaskan dengan pesan-pesan sosial yang bedasarkan kepada topik tertentu.

Boria pada mulanya memiliki 40 hingga 60 orang pemain. Bahkan pada awal abad ke 20, dikatakan hampir 100 orang pemain pernah ditemui pada pertunjukan kesenian boria di Pulau Pinang.

Setiap kampung maupun perdesaan mempunyai kelompok/sanggar boria. Ada juga kelompok boria yang dimiliki seorang tauke (orang kaya yang membiayai segala kebutuhan pemain boria).

Cerita-cerita tentang Sayidina Husain yang pada awalnya mempengaruhi isi boria kini mulai tergantikan dengan cerita-cerita rakyat sekitar yang bersumber dari karya-karya sastra, seperti Hikayat Seribu Satu Malam, Cerita Bangsawan, Cerita Cina atau India dan cerita-cerita lainnya.

Selain itu, buku ini juga menceritakan tentang perjalanan hidup Abdullah Darus, beliau adalah tokoh kesenian boria yang tidak asing lagi di Pulau Pinang. Keikutsertaan beliau dalam persembahan kesenian boria dimulai sejak tahun 1948.

Kisah-kisah keterlibatan Abdullah dalam kesenian boria serta keahlianya sebagai pengarang syair-syair boria juga disampaikan sejarah jelas dalam buku ini.

Biasanya syair boria yang dibuat untuk mengiringi kesenian boria merupakan susunan syair yang dipilih. Rapi, bertenaga, indah dan mampu memberikan pesan-pesan yang jelas. Terkadang, syair dalam kesenian boria juga bersifat menyindir. Selain indah nuansa islam juga terdapat pada syair-syair boria gubahan Abdullah. (OS Koto/Res/15/04-2015)

Dibaca : 1.066 kali.
20 oktober 2016 07:07

Kerajinan Tenun Daerah Riau

05 oktober 2016 07:07

Permainan Rakyat Kabupaten Kuantan Singingi