29 juni 2015 07:07
Orang Melayu di Singapura
Judul Buku
| : | Orang Melayu di Singapura |
Penulis
| : | Tania Li |
| Penerbit | :
| Forum, Selangor Malaysia |
Cetakan
| :
| Pertama, 1995 |
Tebal
| :
| XX + 274 Halaman |
Ukuran
| :
| 15 cm x 21,5 cm. |
Buku ini awalnya dibuat sebagai disertasi program doktor yang dikemukakan kepada Jurusan Antropologi Sosial, Universitas Cambridge, Kanada pada tahun 1986. Mengupas warisan kebudayaan Melayu dan keadaan umum ekonomi Singapura sewaktu masih bercorak Melayu.
Focus yang di kaji oleh penulis pada buku ini ialah cara-cara yang kreatif dimana ide-ide budaya disesuaikan untuk memenuhi keadaan yang baru (masa kini), mengamalkan unsur budaya tersebut dan mengimplementasikannya pada kehidupan sehari-hari yang berdampak pada proses sosial dan ekonomi di tingkat nasional.
Istilah budaya digunakan dalam buku ini merujuk kepada pengetahuan yang diucapkan ataupun tidak oleh pelaku budaya tersebut. Kebudayaan tersebut digunakan untuk meninjau kehidupan masyarakat Melayu Singapura mengenai Warisan Budayanya.
Ketiga bagian pada buku ini, masing-masing memfokuskan penelitian pada aspek yang berbeda-beda. Pengaruh ide budaya dan keadaan ekonomi dalam mencirikan bentuk kehidupan orang Melayu di Singapura, khususnya pengaruh terhadap prekonomian di Singapura.
Walaupun masyarakat Melayu Singapura memainkan peran penting di negerinya, namun tidak terdapat kajian yang lengkap mengenai Melayu di Singapura itu sendiri. Buku ini mengemukakan kajian terperinci tentang pola-pola yang berubah. Di samping itu, penulis juga menganalisa aktivitas-aktivitas kehidupan pada masyarakat termasuk membahas tentang perekonomian masyarakat serta nasib berbagai kelompok etnis di Singapura.
Masyarakat Melayu Singapura merupakan bagian sejarah ekonomi dan ideologi Singapura. Bukan merupakan masyarakat pinggiran yang bersifat beku seperti yang sering dikemukakan pada buku-buku sebelumnya.
Buku ini diharapkan bermanfaat bagi para masyarakat khususnya singapura yang ingin mengetahui sejarah dan Peran orang Melayu di Singapura. (OS Koto/Res/38/06-2015)
Dibaca : 1.014 kali.