16 april 2016 07:07
Pengobatan Melayu
Judul Buku
| : | Pengobatan Melayu |
Penulis
| : | Prof. Drs. Suwardi, M.S dan Hasan Yunus |
| Penerbit | :
| Departemen Pendidikan dan Kebudayaan |
Cetakan
| :
| Pertama, 1992 |
Tebal
| :
| viii + 105 Halaman |
Ukuran
| : | 16 cm x 21 cm. |
Buku ini merupakan hasil proyek penelitian yang dilakukan oleh Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Direktorat Jendral Kebudayaan guna mengetahui dan memahami kebudayaan daerah serta dalam rangka mengembangkan kebudayaan bangsa yang bersumber dari naskah-naskah kuno maupun literatur lainnya.
Naskah-naskah Melayu yang terdapat di Riau maupun pulau penyengat (Kepulauan Riau) merupakan sebagain dari naskah yang diteliti oleh tim peneliti. Naskah-naskah yang dipilih tersebut adalah naskah yang bekaitan dengan pengobatan tradisional Melayu. Terdapat empat buah naskah yang dijadikan bahan penelitian. Pertama, naskah mengenai Obat-obat Melayu koleksi Raja Haji Ahmad bin Hasan yang mencakup obat-obatan tradisional Melayu serta penjelasan tentang ilmu firasat dan juga mantera-mantera. Kedua, naskah Asal Muasal Ilmu Tabib Melayu karangan Raja Haji Daud yang juga merupakan seorang Tabib di Kerajaan Riau-Lingga. Ketiga, naskah Rumah Obat di Pulau Penyengat, berisi daftar macam-macam obat tradisional Melayu, dan yang terakhir naskah Ibu Dalam Rumahnya, naskah tentang tata cara menjaga kesehatan.
Berbagai macam obat-obatan Melayu yang dikupas dalam bku ini di antaranya adalah minyak bawang putih, minyak kemenyan, minyak belerang, minyak ganda rokam, minyak bunga lawang, makjum bawang putih, obat rebus cerata, tepung pelage, dan lain sebagainya. Sementara itu, di dalam naskah Ibu Dalam Rumahnya lebih bersifat tata cara menjaga badan atau tubuh agar senantiasa terhindar dari bala penyakit. Misalnya, bagaimana cara menjaga anak saat mengandung, makanan dan pakaian untuk orang hamil, tempat tinggal orang hamil dan kebersihannya, cara tidur orang yang mengandung, dan lain sebagainya.
Dari penjelasan isi buku ini, dapat dikatakan bahwa pengobatan tradisional Melayu tidak hanya meliputi macam-macam jenis obat-obatan akan tetapi juga pencegahan dari berbagai macam penyakit dengan mengemukakan tata cara agar terhindar dari penyakit atau tata cara menjaga kesehatan.
Dengan diterbitkannya buku ini, tentunya segala aspek yang terdapat dalam pengobatan tradisional Melayu dapat diketahui dan tidak hilang ditelan zaman. Macam-macam obat tersebut yang dianggap masih relevan hingga saat ini tentunya juga bisa terus dipraktekkan demi pelestarian khazanah pengobatan tradisional. Buku ini selain menjadi referensi bagi para peneliti, tentunya juga dapat dijadikan sebagai literature yang berguna bagi dunia pendidikan kesehatan. (Oki Koto/Res/98/4-2016)
Dibaca : 1.066 kali.