30 agustus 2016 07:07
Juadah Tradisional Melayu
Judul Buku
| : | Juadah Tradisional Melayu |
Editor
| : | Zakbah & Raja Suzana Fitri |
| Penerbit | :
| Pemerintah Kota Tanjungpinang |
Cetakan
| :
| Pertama, 2006 |
Tebal
| :
| iii + 101 Halaman |
Ukuran
| : | 18 cm x 16,5 cm. |
Buku ini berisi seratus resep makanan atau tata cara pembuatan serta bahan-bahan yang digunakan dalam membuat juadah atau makanan tradisional khas Melayu, khusunya Melayu Tanjungpinang. Makanan tradisional, selain sebagai makanan utama masyarakat tradisional juga memiliki khasiat tersendiri serta memiliki cara pembuatan yang unik pula.
Di antara makanan atau masakan tersebut juga ada yang memiliki fungsi sebagai obat-obatan. Diantaranya; “sambal lempuyang”. Sambal ini dipercayai oleh masyarakat Melayu Tanjungpinang sebagai obat penambah selera makan dan penambah stamina bagi siapa saja yang memakannya. Sambal ini juga sangat cocok dikonsumsi bagi para ibu yang habis melahirkan. “Sup Gamat”. Gamat atau Tripang adalah hewan laut yang memiliki berbagai manfaat, di antaranya bermanfaat bagi kesehatan. Hewan yang hidup di dalam laut ini antara lain bermanfaat sebagai pengobatan kulit, mengurangi masalah pada lambung, berperan bagi pertumbuhan tulang rawan, menjaga fungsi normal persendian, meringankan radang sendi (arthritis), mencegah osteoporosis dan osteoarthritis, sebagai anti diabetes, anti inflamasi, penstabil hipertensi, menurunkan kolesterol, pencegah anemia, dan melancarkan sirkulasi darah.
Selain dari penjelasan di atas, segala macam juadah Melayu yang dipaparkan di dalam buku ini tentunya masih memiliki kelebihan atau manfaat lainnya. Hal tersebut dapat kita lihat dari pemilihan bahan, bumbu, proses pembuatan, dan lain sebagainya. Misalnya “acar berempah”, acar berempah merupakan salah satu masakan yang baik untuk kesehatan, bahan bahan yang digunakan ialah sayur-sayuran seperti mentimun, wortel, kacang panjang, dan sebagainya.
Buku ini sangat bermanfaat bagi masyarakat luas untuk mengetahui jenis-jenis juadah atau makanan tradisional Melayu khas kota Tanjungpinang. Selain itu, dari pemilihan bahan dan bumbu yang digunakan, masyarakat juga akan mengetahui manfaat dari jenis-jenis juadah tersebut.(Oki Koto/Res/114/8-2016)
Dibaca : 997 kali.