Bentuk Bahasa Melayu Awal
Sebagaimana yang disinggung dalam pengantar tentang tanah asal, bentuk bahasa Melayu awal juga merupakan hasil hipotesis. Bahkan Rohaedi (2007) menyebut secara jelas bahwa bahasa ini adalah bahasa duga dan ia menggunakannya dalam makalah yang ia tulis.
Pada dasarnya para ahli tidak mempermasalahkan sifat bahasa ini sebagai bahasa hipotesis atau bahasa duga, akan tetapi yang mereka permasalahkan hanyalah sejauh mana hipotesis itu didasarkan kepada data yang benar dan sejauh mana analisisnya dilakukan dengan cara yang benar pula sehingga tingkat kebenaran dari hasil hipotesis itu sendiri menjadi dapat dipercaya. (SR/bhs/09/07-07)
- Masalah Rekonstruksi Bahasa Induk (Melayu Purba).
Dibaca : 15.888 kali.
Berikan komentar anda :