Pantun dalam Prosesi Akad Nikah
Akad nikah merupakan kelanjutan dari prosesi diterimanya pinangan. Akad nikah akan terlaksana apabila pihak perempuan menerima pinangan. Dalam prosesi akad nikah, rangkaian pantun akan dilantunkan sesuai dengan tahapan yang dilalui dalam prosesi akad nikah.
Pantun dalam prosesi akad nikah meliputi: acara penyambutan, pemberian mahar, prosesi akad nikah, hingga persandingan atau dipertemukannya pihak perempuan dengan pihak lelaki untuk dipersandingkan di pelaminan. Dalam prosesi ini, pantun-pantun tertentu diperdengarkan sebagai tanda dimulainya prosesi sekaligus pembeda dari tahapan selanjutnya.
Pantun di bawah ini mengandung makna bahwa prosesi awal akan dimulai dengan diserahkannya amanat prosesi akad nikah dari pemimpin prosesi akad nikah (datuk sidang) kepada penghulu (datuk imam):
| | 001. | Dikira sudah dihitung sudah Tidak selisih semuanya tamam Untuk menjalankan majlis nikah Kami serahkan kepada Tok Imam |
Pantun dalam prosesi akad nikah ini diklasifikasikan ke dalam:
- Pantun untuk Memulai Prosesi Akad Nikah.
- Pantun Ketika Menyerahkan Mas Kawin (Mahar).
- Pantun untuk Menerima Mas Kawin (Mahar).
- Pantun Setelah Akad Nikah Selesai.
Dibaca : 88.576 kali.
Berikan komentar anda :