Rabu, 28 Juni 2017   |   Khamis, 3 Syawal 1438 H
Pengunjung Online : 5.444
Hari ini : 47.127
Kemarin : 30.666
Minggu kemarin : 557.755
Bulan kemarin : 7.570.538
Anda pengunjung ke 102.712.775
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Budaya Melayu

Pantun Setelah Akad Nikah Selesai

Prosesi akad nikah diakhiri dengan bacaan doa selamat ke atas pengantin, dan para undangan dipersilahkan menikmati jamuan makanan. Setelah dinikahkan secara sah, maka pengantin lelaki dipersilahkan untuk duduk di samping pengantin perempuan yang telah duduk di pelaminan. Pengantin perempuan bersalam dan mencium tangan suaminya (pengantin lelaki). Setelah itu, pengantin lelaki menyematkan cincin emas atau memakaikan kalung emas di leher isterinya. Saat itulah, pantun berisi ungkapan indah dalam mengakhiri prosesi akad nikah dilantunkan.

Pantun setelah akad nikah dilantunkan oleh juru cakap baik dari pihak perempuan maupun pihak lelaki. Oleh sebab itu, pantun setelah akad nikah ini merupakan pantun berbalas seperti di bawah ini:

Pihak lelaki:

 

001.


Sirih sekapur menggiring nota

Menyampaikan berita dari orang semenda

Nan duduk menyembah ke ibu bapak

Yang baru saja diterima pulak

002.

Gurindam adat selesailah sudah

Sembah semenda kepada empat menda

Mana tak betul silap dan salah

Maaf sajalah yang saya pinta

003.

Gurindam kami agaknya panjanglah

Janganlah bosan wahai saudara

Mana tak betul silap dan salah

Maklumlah kita manusia biasa


004.

Makan sirih berpinang tidak

Pinang datang dari Melako

Makan sirih mengenyangkan tidak

Togehkan anak menyeberangkan kato pusako

Pihak perempuan:

 

005.

Makan sirih berpinang tidak

Pinang terselit dalam selopo

Io mengenyangkan tidak

Togah dek adat dan pusako

006.

Hangau kecil panjang pelopah

Tak beranduh tolong anduhkan

Baru ini saja menghalakan sembah

Salah sikit saya minta maafkan
Dibaca : 23.243 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password