Close
 
Sabtu, 30 Mei 2026   |   Ahad, 13 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 1.764
Hari ini : 26.255
Kemarin : 24.357
Minggu kemarin : 231.596
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

13 desember 2010 05:13

Musik Betawi Masuk Hotel-Mal

Musik Betawi Masuk Hotel-Mal

Jakarta - Untuk melestarikan budaya Betawi yang terancam punah, Pemprov DKI Jakarta mulai mencoba mempromosikan seni dan budaya warga asli Jakarta itu ke sejumlah mal dan hotel berbintang melalui Pergelaran Seni di Ruang Publik 2010. Kegiatan yang telah berlangsung mulai 3 Desember dan berakhir pada 12 Desember itu menampilkan kelompok musik Betawi minimalis yang terdiri dari gambang, tehyan, kohahyan yang dipentaskan di 10 loby hotel. Sementara pada lima mal ditampilkan musik, tari, nyanyian, dan bodoran Betawi.

"Pergelaran ini diharapkan akan menjadi forum refleksi melihat kembali akar tradisi Betawi, dan sebuah perayaan. Agar publik Jakarta mengalami kembali seni tradisi Betawi dalam kehidupan urban yang dinamis," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Arie Budhiman.

Pagelaran itu bukan dimaksudkan sebagai kegiatan pelestarian yang konvensional. Tetapi memperlihatkan geliat kehidupan tradisi Betawi yang tetap relevan dengan kehidupan urban. Sebab, budaya warga asli Jakarta itu saat ini menuju kepunahan atau jarang ditampilkan di muka publik lantaran tidak berjalannya proses regenerasi pemain dan pengembangan kreatifitas. Selain untuk menjaga dari kepunahan, pagelaran itu juga untuk memperkaya budaya kota Jakarta dan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup para seniman Betawi.

Sementara itu, untuk memberikan apresiasi kepada industri pariwisata di Ibu Kota yang ikut mendukung pembangunan pariwisata di Jakarta, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan memberikan anugerah Adikarya Wisata 2010. Kategori yang diperebutkan, industri akomodasi, restoran, biro perjalanan wisata, MICE dan impresariat, serta industri hiburan. Selain itu juga kategori transportasi, pendidikan dan pelatihan pariwisata, mal/pusat perbelanjaan serta media massa. Dari 88 entitas bisnis pariwisata, sebanyak 16 entitas diputuskan oleh dewan juri berhak mendapatkan anugerah Adikarya Wisata 2010.

Sumber: http://www.jpnn.com/
Sumber Foto: http://fotodedi.wordpress.com/


Dibaca : 3.007 kali.

Tuliskan komentar Anda !