Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
11 desember 2007 08:30
Indonesia Sapu Emas Beregu
Nakhon Ratchasima- Lagu Indonesia Raya berkumandang dua kali di Gymnasium Vongchavalitkul University, tadi malam. Sang Merah Putih pun berkibar di puncak tertinggi untuk menyambut kemenangan duta Indonesia yang meraih emas pada nomor bulu tangkis beregu pria dan wanita.
Tim pria dan wanita Indonesia mengawinkan medali emas seusai melumpuhkan Singapura dalam partai final yang menegangkan. Taufik Hidayat dkk meraih emas setelah membungkam Singapura 3-0. Sementara itu, tim wanita menunjukkan harga dirinya dengan menggulung favorit juara, Singapura, dalam laga dramatis dengan skor 3-2.
Dalam final beregu pria, Taufik yang menjadi motor Indonesia tampil prima. Juara dunia tunggal pria 2005 tersebut meredam perlawanan Kendrick Lee Yen Hui 21-12, 22-20, 21-9.
Pada partai kedua, ganda Markis Kido/Hendra Setiawan juga bermain tenang untuk mengakhiri permainan Hendra Wijaya/Hendra Saputra 21-16, 18-21, 21-12. Di tunggal kedua, Sony Dwi Kuncoro tanpa kesulitan melibas Chew Swee Hau 21-12, 21-7.
Keberhasilan itu merupakan peningkatan prestasi setelah di SEA Games XXIII/2005, tim beregu pria hanya kebagian perak karena kalah dari Malaysia.
”Senang bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Sejak dari Jakarta, pemain sudah bertekad meraih emas dan sekarang terpenuhi,” kata Sony Dwi Kuncoro, tunggal pria Indonesia, setelah pertandingan.
Prestasi emas itu memang sudah seharusnya diraih tim beregu pria Indonesia. Dengan materi pemain yang terbaik di tunggal dan ganda, emas adalah harga mutlak. Malaysia yang merupakan pemegang emas SEA Games hanya turun dengan pemain lapis kedua.
Menegangkan
Pengembalian shuttlecock pemain Singapura Fu Mingtian yang menyangkut di jaring mengakhiri drama menegangkan final beregu wanita, tadi malam. Kegagalan itu juga menjadi akhir dari perlawanan Fu Mingtian yang harus takluk kepada pemain Indonesia Pia Zebadiah dalam partai kelima dengan rubber game 21-15, 19-21, 21-10.
Indonesia pun meraih emas setelah menang dramatis dengan skor 3-2 atas Singapura yang lebih dijagokan. Pia langsung berteriak histeris sambil mengepalkan kedua tangan untuk melepaskan ketegangan yang melandanya di game ketiga pada partai kelima babak final.
Gymnasium Vongchavalitkul University seolah runtuh dengan gemuruh tepuk tangan dan teriakan suporter Indonesia yang menyaksikan laga final tersebut. Lagu-lagu perjuangan dinyanyikan suporter Merah Putih menyambut kemenangan Pia itu.
Para pemain Indonesia lainnya ikut diliputi kebahagiaan. Mereka mengerubungi Pia untuk mengucapkan selamat. Mereka kemudian menindih tubuh Pia hingga terjatuh ke lantai. ”Pia bermain luar biasa. Semua pukulan dan pengembalian bola (shuttlecock) Pia mantap,” kata Hendrawan, pelatih tunggal wanita Indonesia, usai pertandingan.
Sumber : Batam Pos Kredit foto : www.seputar-indonesia.com