Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
27 maret 2008 03:25
Kerja sama Budpar di Lingkup ASEAN Memberikan Banyak Keuntungan bagi Indonesia
Jakarta- Dirjen Kerjasama ASEAN, Departemen Luar Negeri (Deplu) Dian Triansyah Djani mengatakan, kerja sama bidang kebudayaan dan pariwisata (Budpar) di lingkup ASEAN memberikan banyak keuntungan kepada Indonesia yang saat ini tengah mempersiapkan menuju terbentuknya masyarakat ASEAN (ASEAN Community) tahun 2015.
Konsep ASEAN Community yang disepakati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Bali tahun 2003 atau Bali Concord II tersebut dilandasi oleh tiga pilar kerja sama yang meliputi; politik dan keamanan, ekonomi, dan sosial budaya. Semula target terbentuknya ASEAN Community ini tahun 2020. Namun, dalam KTT ASEAN di Cebu tahun 2007 disepakati adanya percepatan intergrasi ASEAN tahun 2015.
"Kerja sama bidang Budpar akan bermuara pada dua pilar yakni ekonomi dan sosial budaya. Bentuk kerja sama itu banyak yang sudah diimplemetasikan di 10 negara anggota ASEAN," kata Dian Triansyah Djani ketika menyampaikan paparan seputar Piagam ASEAN dalam forum diskusi Kerja Sama ASEAN Bidang Budpar yang dibuka Sekjen Depbudpar Wardiyatmo di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa (25/3).
Kegiatan forum diskusi tersebut sebagai tindak lanjut tingkat sektoral dalam rangka persiapan proses ratifikasi Piagam ASEAN pada 14 Februari 2008, menyusul telah ditandatanganinya ASEAN Charter dan ASEAN Economic Community Blueprint oleh pimpinan negara dalam KTT ASEAN di Singapura pada November 2007.
Dalam bidang pariwisata, menurut Dian Triansah, keuntungan yang diperoleh Indonesia antara lain adanya kerja sama dalam promosi bersama sehingga ASEAN sebagai single destination lebih dikenal wisatawan dunia. Di bidang kebudayaan, antara lain dikembangkan kerjasama budaya serumpun Melayu di antara negara anggota ASEAN serta sister tample antara Borubudur dengan Angkor Wat (Indonesia-Kamboja) dalam kaitan mempromosikan potensi budaya dan pariwisata.
Tahun 2006 jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke wilayah ASEAN mencapai 56,47 juta di mana sekitar 49% di antaranya merupakan wisatawan intra-ASEAN.
Sumber : www.budpar.go.id Kredit foto : www.welt-atlas.de