Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
31 maret 2008 06:07
Dubes AS Kagumi Kesenian dan Adat Budaya Tapanuli Selatan
Sipirok- Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Cameron R Hume, mengaku suka dan kagum terhadap kesenian serta adat budaya warga Tapanuli Selatan. Menurutnya, potensi ciri khas daerah ini harus diperkenalkan ke negara luar agar bisa mengundang minat wisatawan dan menempuh pasar internasional.
Cameron mengungkapkan itu usai menyaksikan persembahan musik, kesenian, dan kerajinan tangan warga Tapsel pada acara jamuan makan malam Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Tapsel, Ny. Mariana Ongku, di Tor Sibohi Nauli Hotel Sipirok, Senin (24/3). Rasa kagum Dubes AS bertambah setelah didaulat untuk “manortor‘ bersama pengusaha nasional Arifin Panigoro.
Kedatangan Dubes AS ke Tapsel untuk meninjau konservasi hutan Batang Toru yang merupakan habitat orangutan Sumatera (pongo abellia). Rombongan Dubes ada 14 orang, antara lain Konjen AS di Medan, Direktur Conservation International Indonesia (CII), Glen Pricket, Vice President CII, Jatna Supriatna, dan pengusaha nasional Arifin Panigoro.
Dalam pengantarnya, Cameron R Hume mengaku kagum dengan alam Tapsel yang sejuk, alami dan menyimpan berbagai macam flora dan fauna yang tidak ditemukan di daerah lain. Demikian juga seni dan budaya Tapsel yang dipersembahkan TP PKK dan khususnya ramah-tamah yang ditunjukkan warga.
“Saya berterima kasih atas sambutan yang diberikan kepada saya. Saya memang baru bertugas di Indonesia, dan kunjungan ke Tapsel ini merukan kunjungan pertama pada satu daerah di Indonesia. Ini merupakan penghormatan yang tak terhingga bagi saya, besok saya akan bertemu dengan Presiden SBY dan akan saya ceritakan semua ini,” katanya.
Ketua TP PKK Tapsel, Ny. Mariana Ongku, dalam sambutannya mengatakan, Tapsel memiliki beragam potensi alam dan pariwisata. Namun sangat membutuhkan uluran tangan investor untuk dikelola dan dikembangkan dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.
Putra-putri Tapsel memiliki karya tersendiri dalam membuat berbagai macam kerajinan tangan di bawah naungan Dekranasda Tapsel. Saat ini juga sangat membutuhkan pangsa pasar, baik lokal maupun mancanegara. “Harapan kami nantinya, Kedutaan AS dapat mempromosikan hasil karya masyarakat Tapsel ke negerinya,” harap Mariana Ongku.
Disebutkan, saat ini pihaknya memiliki berbagai produk daerah. Seperti batik tenun, ulos, keramik, tembikar, dan lainnya yang masih membutuhkan pangsa pasar. Kiranya Kedutaan AS mau mempromosikan produk daerah Tapsel ini agara bisa bersaing di pasar internasional.
Pada kesempatan itu, Sekdakab, Affan Siregar, mewakili Bupati Ongku P Hasibuan yang sedang belajar di Lemhanas, bersama Ketua TP PKK, menyerahkan cinderamata dan memberi ulos tenun (mangulosi) kepada seluruh rombongan.
Sumber : www.waspada.co.id Kredit foto : www.geocities.com (dengan pengolahan)