Riauterkini- Senam Zapin Payung Sekaki yang diciptakan Pemerintah Kota Pekanbaru sejak 5 tahun lalu kembali dipopulerkan. Salah satunya dengan pagelaran lomba Senam Zapin Payung Sekaki yang ditaja Disdikpora Pekanbaru sempena Hari Jadi Pekanbaru ke-224. Lomba terbuka untuk seluruh tingkatan sekolah, dari SD, SMP dan SMA sederajat.
Lomba dibuka dengan upacara sederhana di halaman kantor walikota Kamis (26/6). Walikota Pekanbaru Herman Abdullah yang bertindak sebagai inspektur upacara mengaku sangat mendukung dilombakannya senam zapin khas Melayu tersebut. Bahkan untuk merangsang siswa menampilkan yang terbaik, Wako menyatakan akan memberi bantuan dana kepada sekolah juara sebesar Rp5 juta.
"Kegiatan ini untuk menggalakkan, melestarikan dan mempopulerkan kembali senam Zapin Payung Sekaki," ujarnya menjawab riauterkini. Tradisi Melayu, lanjut Herman, tidak hanya terletak pada bahasa, pakaian dan rumah adat, namun dalam olahraga ciri khas melayu juga patut dipertahankan. Apalagi tiap tahun olahraga tradisi daerah diperlombakan di tingkat nasional.
Ke depan, Herman berharap olahraga khas melayu, senam zapin Payung Sekaki ini selalu ditampilkan sebagai pembuka acara atau kegiatan olahraga yang diselenggarakan. Baik oleh pemerintah kota atau pun oleh masyarakat. "Jika ada kegiatan olahraga, tampilkan senam ini terlebih dahulu. Baru dilanjutkan dengan voli, basket atau olahraga lainnya," imbuh Herman.
Sementara itu, Kadisdikpora Pekanbaru Syahril Manaf menyebutkan, peserta Senam Zapin Payung Sekaki terdiri dari 40 SD, 29 SMP dan 10 SMA. Tiap sekolah mengirimkan 10 siswanya. Acara berlangsung hingga 28 Juni mendatang. Hadiah yang diberikan selain penghargaan, hiburan juga hadiah dari walikota sebesar Rp5 juta.***(sari)