Close
 
Selasa, 9 Juni 2026   |   Arbia', 23 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 1.963
Hari ini : 24.260
Kemarin : 24.704
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

06 agustus 2009 01:45

2010, Wajib Muatan Lokal Budaya Melayu

2010, Wajib Muatan Lokal Budaya Melayu

Pekanbaru, Riau - Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru memasukan mata pelajaran muatan lokal tentang budaya Melayu. Muatan lokal ini sebenarnya memperkuat mata pelajaran tulisan Arab Melayu yang sebelumnya sudah diterapkan untuk tingkat SD, namun juga untuk mata pelajaran budaya Melayu pada tingkat SD-SMA.

“Saya minta muatan lokal tentang budaya Melayu ini tak hanya diterapkan di tingkat SD saja tapi harus juga di tingkat SMP dan SMA. Jadi tolong buat surat instruksi ini kepada Disdik,” ucap Herman Abdullah kepada Plt Sekko Pekanbaru, H Zulkifli SH, serta Kadis Budaya dan Pariwisata, Drs H Syahril Manaf, saat hearing bersama dengan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Pekanbaru, Selasa (4/8) di ruang rapat Kantor Wali Kota. Dirinya berharap pelajaran muatan lokal itu bisa diterapkan secepatnya sehingga pengembangan budaya Melayu kepada generasi penerus bisa maksimal.

Kadisbudpar Kota Pekanbaru, Syahril Manaf, menegaskan sebelumnya untuk muatan lokal hanya tulisan Arab Melayu saja. “Itu untuk tingkat SD saat saya menjadi Kadisdik. Tapi setelah saya menelaah maka perlu hal itu digabungkan menjadi mata pelajaran muatan lokal berupa pelajaran budaya Melayu,” ucap Syahril Manaf. “Untuk muatan lokal pelajaran budaya Melayu dimuat pelajaran tentang pakaian Melayu, tulisan Arab Melayu, adat istiadat Melayu, makanan Melayu, dan lainnya.  Kita berharap tahun 2010 sudah mulai,” lanjutnya.(esi)

Sumber: http://www.riaupos.com
Kredit Foto: http://www.kabarindonesia.com


Dibaca : 3.331 kali.

Tuliskan komentar Anda !