Dodoi

All of Malay people dream to see their children, in the future, to be success men/women, and have physically good appearance and deeply spiritual quality. The parents attempt strongly to give them the best education since their early ages. The Malays develop various ways to exert both religious teaching and norm profoundly in the children’s mind. In this case, dodoi song is a means of educating them positively. In rural places of Malay land, the dodoi song is often sung by mothers in accompanying their kids to sleep peacefully in the cradle. The song’s lyric mostly consists of moral messages or advices. Therefore, by singing the dodoi song, the mothers do two things in the same time: accompanying the kids to sleep and educating them the moral and religious values. The following lyrics are the example of the dodoi songs used by the mothers in accompanying their kids; grandmothers in accompanying their grandchildren; or old brothers/sisters in accompanying their young brothers/sisters:
“Ya Allah Malikul Rahman
Anakku ini berilah iman
Amal ibadat minta kuatkan
Setan Iblis minta jauhkan”
“Dari kecil cencilak padi
Sesudah besar cencilak padang
Darilah kecil duduk mengaji
Sesudah besar tegak sembahyang”
“Pucuk dedap selera dedap
Sudah bertangkai Setapak jari
Duduklah anak membaca kitab
Sesudah pandai tegak berdiri”
“Apa berdebuk seberang pecan
Buli-buli yang kena jerat
Buah yang mabuk jangan dimakan
Batang berduri jangan dipanjat”
“Jangan suka mematahkan parang
Tangan luka gagangnya rusak
Jangan suka menyusahkan orang
Tuhan murka orang pun muak”
“Mencabut tebu tidaklah mudah
Banyak sekali duri lalangnya
Menuntut ilmu tidaklah mudah
Banyak sekali aral halangnya”
“Petang Jumat memukul bedug
Sesudah azan orangpun qamat
Peganglah amanat elok-elok
Supaya badan hidup selamat”
Jong-jong inai
Mak Ipung rajawali
Tersepak tunggul inai
Berdarah ibu kaki”
“Pok amai-amai
Belalang kupu-kupu
Tepuk adek pandai
Kalau malam minum susu”
“Susu lemak manis
Santan kelapa muda
Adik jangan menangis
Emak ayah pergi kerja”
“Emak gali kunyit
Kawan gali rebung
Banyak dapat duit
Simpan dalam tabung”
The following lyrics are another example of the dodoi song:
DODOI SI DODOI
Buah hatiku junjungan jiwa (Buah hatiku junjungan jiwa)
Ayahmu jauh ya anak
Di rantau orang ya saying
Dodoi si dodoi…aaa
Dodoi si dodoi
Tidurlah anak dalam ayunan (Tidurlah anak dalam ayunan)
Tidurlah nyenyak ya anak
Sambil kubuai ya saying
Dodoi si dodoi…aaa
Dodoi si dodoi
Sources:
- Tenas Effendy. 2004. Tunjuk Ajar Dalam Pantun Melayu. Yogjakarta: Adicita Karya Nusa dan Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu.
- Majelis Peperiksaan Malaysia. Mutiara Satra Melayu Tradisional. Kuala Lumpur: 2005.
Read : 42.033 time(s).
Insert your comment here :