Kamis, 21 Mei 2026   |   Jum'ah, 4 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 239
Hari ini : 8.628
Kemarin : 30.757
Minggu kemarin : 249.195
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Tentang kami

Riza Ahmad

8 November 2007, 11:11 pm

Nama : Riza Ahmad
Alamat : -
Institusi : -

Komentar :

Assalamu‘alaikum Wr. Wb

Saya sudah membaca bagian-bagain yang ada di web melayuonline terutama dibagian "Tentang Kami" mengenai "Pertanggungjawaban Akademis MelayuOnline".

Yang membuat saya tidak habis pikir adalah, kenapa yang masuk dalam daftar atau yang mendapat label "Melayu" adalah hingga daerah-daerah timur indonesia, seperti Maluku. Karena setahu saya, yang namanya Melayu itu adalah Sumatra dan Kalimantan, itu kalau di indonesia, dan kalau di luar negeri khan seperti malaysia, atau brunei.

Dengan memberikan atau memasukkan daerah-daerah lain selain Sumatra dan Kalimantan di indonesia itu sebagai Melayu, maka saya kira itu akan mencoreng istilah Melayu itu sendiri.

Saya kira itu saja, dan saya harap itu bisa dijawab oleh orang yang benar-benar memahami sejarah bangsa melayu.

Terima kasih,

Wassalamu‘alaikum

Riza Ahmad

__________________________________ 

Jawaban Redaksi :

Assalamualaikum wr wb,

Pertama kami ucapkan terima kasih telah berkenan mengirim email kepada kami. Dengan banyaknya respon pembaca, insyaaalah melayuonline.com sebagai portal Melayu kita ini akan semakin eksis dan terjamin kelangsungannya. Sesuai misi kami, melayuonline.com memang dimaksudkan untuk memberikan informasi tentang Melayu dan kemelayuan se-dunia, bagi semua pihak yang ingin mengetahui Melayu dan kemelayuan baik secara ringkas sepintas maupun serius mendalam.

Konsep melayu yang dipahami oleh melayuonline berbasis pada pemahaman budaya, bukan ras, agama, dan etnic. Secara historis, budaya Melayu telah menyebar di nusantara ratusan tahun yang lalu. Ketika Islam masuk ke nusantara, agama Islam berhasil berasimilasi dengan budaya Melayu secara sempurna. Dalam kasus Maluku dan beberapa daerah timur lainnya, secara historis pernah atau masih menjunjung budaya Melayu sekaligus memeluk agama Islam. Bukti-bukti peninggalan sejarah kesultanan2 Islam di beberapa kawasan timur Indonesia masih dapat ditemukan. Di Maluku ada Kerajaan Tidore dan Ternate. Dua kerajaan ini menjunjung budaya Melayu dan beragama Islam.

Bahkan banyak lagi kerajaan-kerajaan Melayu lainnya di daerah Indonesia Timur yang dalam waktu dekat akan kita muat dalam menu Sejarah Kerajaan Melayu, perlu anda ketahui bahwa Melayu tidak hanya berada di Sumatra atau Kalimantan saja, melainkan (secara geobudaya) terdapat hampir di seluruh Indonesia. Selain di Malaysia dan Brunei, terdapat juga di Singapura (dahulu bernama Kerajaan Tumasik), Thailand Selatan (Kerajaan Pattani), bahkan hingga ke Madagaskar, Afrika Selatan (Kerajaan Merina).

Atas dasar pertimbangan fakta sejarah tersebut maka melayuonline.com memasukkan kawasan timur Indonesia yang pernah atau masih menjunjung budaya Melayu ke dalam rumpun Melayu dan menjadi bahan kajian yang tidak terpisahkan dari kawasan Melayu lainnya di Indonesia.

Diluncurkan melayuonline.com bertujuan menyatukan puak-puak melayu di seluruh dunia berdasarkan kesamaan budaya bukan ras, etnic, atau agama.

Demikian jawaban dari kami, sekali lagi terima kasih atas perhatiannya, diiringi harapan semoga anda berkenan menginfokan tentang keberadaan Portal ini keseluruh relasi anda dan jika anda mempunyai data, foto, naskah apapun dalam dunia kemelayuan, kami mengharapkan kontribusi dari anda dan pendukung budaya Melayu lainnya.

Wassalam,

Nursaid Ali Ridho, M.A

Pimpinan Redaksi Melayu0nline.com

Dibaca : 23.473 kali.

Berikan komentar anda :

Silakan Login Untuk Komentar

Silakan Login atau Mendaftar terlebih dahulu jika anda belum menjadi anggota.

 Kolom untuk yang sudah menjadi member
Email
Password