Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
23 agustus 2007 01:38
Kabupaten Tanah Laut Menggelar Budaya Banjar dalam Peringatan Hari Jadi Kalimantan Selatan
Kesenian Madihin
Pelihari-Peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ke-57, ternyata juga diperingati di Kabupaten Tanah Laut, meski hanya dalam sebuah acara sederhana yang diisi dengan penampilan seni budaya Banjar dan ceramah agama oleh KH Ahmad Bakeri pimpinan Ponpes Al Mursyidul Amin.
Tampak hadir pada acara di Balairung Tuntung Pandang pada Rabu (15/7) tersebut, Bupati Tala Drs H Adriansyah, unsure muspida, kepala dinas, badan, kantor dan instansi di lingkungan Pemkab Tanah Laut, Ketua TP PKK Tanah Laut Hj Jumini Adriansyah, tokoh masyarakat serta jajaran PNS dari satuan-satuan kerja yang ada.
Adapun seni budaya Banjar yang ditampilkan adalah mamanda -drama tradisional dengan latar belakang kehidupan kerajaan Banjar- dan seni musik panting yang dibawakan oleh Sanggar Batalang dari Kecamatan Bati-Bati. Sekadar diketahui, sanggar ini berada dibawah binaan Ketua TP PKK Tala.
Selain itu, ada pula kesenian madihin yang dibawakan Anang A Syahrani SAg, sehari-hari ia menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kurau.
Adapun kehadiran Guru Bakri pada kesempatan itu, karena acara ini juga dirangkai dengan peringatan isra mikraj Nabi Muhammad SAW.
Sementara itu, Bupati Tala Drs H Adriansyah ketika membacakan sambutan Gubernur H Rudy Ariffin mengatakan, Momentum hari jadi yang dilaksanakan setiap tahun, memberi arti bertambah satu tahun usia Propinsi Kalimantan Selatan.
“Pembangunan tidak pernah mencapai titik akhir dan selalu berproses seiring dengan kemajuan zaman dan perkembangan peradaban manusia itu sendiri. Insya Allah kita akan berhasil melaksanakan semua itu apabila kita mampu menerapkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya. Kemajuan dan kesejahteraan, menurut Aad bukan hanya sekedar keinginan dan harapan semata, tapi sudah tentu harus diperjuangkan secara terus menerus dan tak pernah berhenti.
“Tentu ini bukan tugas yang ringan, namun dengan kebersamaan dari kita semua, akan mendorong tumbuh kembangnya hubungan yang harmonis satu dengan yang lainnya, baik secara personal, antar lembaga, secara sektoral, maupun antara daerah yang ada di daerah ini,” ujar Aad.
Sumber : www.radarbanjar.com Kredit foto : kerajaanbanjar.wordpress.com