Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
06 sepember 2007 05:40
Asosiasi Pewayangan Asean Bersidang di Palembang
Jakarta- Asosiasi Pewayangan ASEAN (APA) yang terbentuk di Jakarta akhir tahun lalu, akan melakukan sidangnya yang pertama di kota Palembang, Sumatera Selatan, 6-7 September. Asosiasi yang beranggotakan 10 negara Asean itu dalam sidang kali ini akan membahas mengenai anggaran dasar, anggaran rumah tangga, penyusunan program aksi dan rencana penerbitan buku wayang Asean.
Di samping sidang, dalam kesempatan ini juga dijadwalkan akan dipentaskan pertunjukan wayang dari empat negara, yakni Thailand, Filipina, Malaysia dan Singapura. Tuan rumah juga akan menggelar pertunjukan wayang palembang yang sudah hampir punah.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Senawangi) Tupuk Sutrisno di Jakarta, Senin (3/9). Senawangi adalah penyelenggara Sidang I APA yang mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Palembang.
Menurut Tupuk, sidang APA ini merupakan tindak lanjut dari deklarasi wayang Asean saat berlangsungi Festival Wayang Asean, 29 November-3 Desember 2006 lalu di Jakarta. Deklarasi mengamanatkan pembentukan APA dan sidang pertama di Kota Palembang. Festival wayang Asean tahun lalu merupakan yang pertama, dan diikuti oleh ke-10 negara kecuali Brunei Darussalam yang hanya jadi peninjau karena di negeri itu tak punya tradisi wayang,
Selain pembahasan anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART) APA, dari sidang ini juga diharapkan melahirkan rencana program aksi. "Dalam sidang nanti akan dirumuskan Palembang Plan Action Program yang berisi program-program aksi dalam rangka kerja sama APA untuk pelestarian dan pengembangan wayang di negara-negara anggota Asean," ungkap Tupuk.
Melalui Palembang Plan Action Program, diharapkan akan melahirkan kerja sama dan hubungan langsung di antara rakyat (people to people) Asean. Kegiatan ini selanjutnya akan disampaikan ke Commitee on Culture and Information (COCI) di bawah Sekretariat Jenderal Asean.
"Dengan demikian ini akan mengisi kegiatan bersama di bidang kebudayaan di antara negara-negara anggota Asean, di luar kegiatan bidang ekonomi dan politik yang sudah ada," papar Tupuk.
Ia menjelaskan, kegiatan di Palembang ini sangat bermanfaat negara-negara anggota Asean untuk secara bersama-sama melakukan upaya pelestarian dan pengembangan wayang. Setelah sidang I APA ini diharapkan ada langkah-langkah konkret dalam program pertukaran informasi, pergelaran wayang, serta pertukaran ahli di bidangnya.
"Bagi Kota Palembang, kegiatan sidang APA ini akan membuka kemungkinan ke depan bagi penyelenggaraan sidang-sidang tingkat internasional lainnya di kota ini," ujar Tupuk menambahkan.
Sumber : http://www.kompas.co.id/ Kredit foto : jpatokal.iki.fi