Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
23 april 2008 09:57
RI-Brunei Tandatangani MoU Kerja Sama Budaya
Jakarta- Pemerintah Republik Indonesia dan Kesultanan Brunei Darussalam di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/4), menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang kebudayaan.
Acara penandatanganan yang dilakukan oleh Menteri Budaya dan Pariwisata, Jero Wacik, dan Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Brunei Darussalam, Dato Haji Awang Mohammad tersebut, disaksikan oleh kedua Kepala Negara.
Dalam pernyataan pers bersama, kedua Kepala Negara berpandangan bahwa MoU tersebut dapat lebih meningkatkan kerja sama kebudayaan dan merupakan sarana yang baik untuk meningkatkan hubungan antarindividu guna menciptakan pemahaman atas ikatan persaudaraan yang ada di antara kedua masyarakat.
Selain kerja sama di bidang kebudayaan, dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana konstruktif yang merefleksikan persahabatan kedua negara itu, kedua pemimpin menyatakan kembali komitmennya untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, pertahanan dan keamanan energi sejalan dengan Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara, serta prinsip-prinsip keadilan dan hukum internasional.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menawarkan kepada Sultan Hassanal Bolkiah untuk mempertimbangkan pembelian produk-produk strategis Indonesia, seperti pesawat CN-235 serta berbagai jenis alutsista yang diproduksi oleh PT Pindad.
Sementara itu Sultan Bolkiah mengundang Indonesia berinvestasi di Brunei. Kedua pemimpin juga menyambut baik kerja sama antara Elnusa dan Petroleum Brunei di sektor perminyakan dan di bidang lingkungan hidup melalui kerangka kerja sama "Heart of Borneo" (HOB).
Presiden Yudhoyono menekankan bahwa HOB dapat menjadi salah satu upaya penanggulangan "illegal logging" (penebangan liar) dan perdagangan produk kayu ilegal.
Selama tiga hari kunjungan di Indonesia, Sultan Hassanal Bokiah dijadwalkan bermain bulutangkis di pusat latihan PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia), Cipayung, pada Selasa dan Rabu, pukul 14.30.
Pada Rabu (23/4), pukul 07.00 Sultan beserta rombongan jalan pagi bersama dengan Presiden Yudhoyono di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Selanjutnya, tamu kehormatan negara itu menyaksikan demonstrasi pembebasan sandera oleh pasukan khas TNI AU Bravo90.
Di markas TNI itu, juga dilangsungkan upacara penyematan wing penerbang kehormatan pengangkatan warga kehormatan Kopaskhas. Sultan Hassanal Bolkiah didampingi oleh istrinya, Istri Pengiran Anak Hajah Saleha, serta keempat anaknya, Pangeran Haji Abdul Malik, Putri Hajah Muta Wakkilah HayatulBolkiah, Putri Hajah Hafizah Su‘urul, Putri Hajah Amal Umi Kalthum Al Islam. Rombongan Kesultanan Brunei yang terdiri atas 28 orang itu tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 10.00 WIB dengan menggunakan pesawat khusus Airbus 340-200.
Dalam rombongan Kesultanan Brunei, di antaranya terdapat Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Datin Pehin Dato Lim Jock Seng, Menteri Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Pehin Mejen Dato Haji Awang Mohammad, Wakil Menteri Luar Negeri Datin Tan Bee Yong, serta Duta Besar Brunei Darussalam untuk Indonesia, Dato Hajah Husin.
Sumber : www.waspada.co.id (23 April 2008) Kredit foto : www.indonesia.org.bn