Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
01 juli 2007 06:11
Pemerintah Pusat Lamban Realisir Pembangunan Bandara Kuala Namu
Medan- Anggota DPR RI Drs. Hasrul Azwar, MM. menilai, pemerintah pusat lamban dan terlalu lama merespon aspirasi masyarakat dalam merealisasikan pembangunan Bandara Kuala Namu, Medan, Sumatera Utara (Sumut)
Demikian diungkapkan Hasrul Azwar, Sabtu (30/6), kepada para wartawan di Medan. Namun pihaknya masih optimis, Bandara Kuala Namu dapat dioperasikan tahun 2009 mendatang bila pemerintah pusat serius.
Menurut Hasrul Azwar, pembangunan Bandara Kuala Namu senilai Rp 3,6 triliun ini sudah sangat mendesak karena Bandara Polonia Medan tidak dapat lagi ditingkatkan.
“Pemerintah pusat lamban, lama merespon aspirasi masyarakat Sumut sehingga menimbulkan kekecewaan. Padahal usulan tersebut telah muncul lebih dari sepuluh tahun”, ujar Hasrul Azwar.
Hasrul Azwar yang juga Ketua Komisi VIII DPR RI ini juga membandingkan dengan telah terealisasinya pembangunan Bandara di Padang dan Palembang, padahal usulan kedua daerah tersebut baru empat tahun lalu.
Dengan nada tinggi Hasrul Azwar melontarkan, apakah masyarakat Sumut perlu melakukan “gerakan mereka?” Bagaimana tingkat pertumbuhan ekonomi bisa meningkat, itu omong kosong. Di sisi lain dia juga memendam rasa kecewa masyarakat akibat listrik padam hingga delapan jam.
Khusus pembangunan Bandara Kuala Namu ini, kata Hasrul Azwar, kalangan DPRD, DPR RI asal pemilihan Sumut berkali-kali menyampaikan hal ini kepada pemerintah pusat. Bahkan telah menemui Ketua Bappenas, Menkeu dan Menteri PU berkaitan dengan masalah ini.
Disebutkan, feasibility study sudah selesai dilakukan sehingga Wakil Presiden Yusuf Kalla telah meletakkan batu pertama pembangunan Bandara tersebut. Kalau masalah dana dapat dicari solusinya hanya saja keseriusan pemerintah pusat yang diperlukan.
Sumber : hariansib.com Kredit foto : ms.wikipedia.org