Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
08 sepember 2009 07:00
Gelar Festival, Salah Satu Cara Lestarikan Budaya
Nunukan, Kaltim - Ketidakpedulian dan kurangnya perhatian terhadap seni dan budaya saat ini, terlebih pada remaja, sebenarnya bisa saja disiasati dengan cara lain. Agar remaja sebagai penerus bangsa tak bosan, sisi pertunjukan bisa dimodifikasi dan digali agar lebih menarik. Kejenuhan saat menonton sebuah seni dan budaya saat ini dirasa wajar karena zaman sudah semakin modern. Budaya asing yang masuk terkadang lebih mudah diterima dan dicerna remaja sekarang melalui pergaulan sehari-hari.
“Untuk memuaskan penonton, kita harus menggali sisi pertunjukan. Memodifikasi tarian, lagu atau musik tradisional dengan yang sedang ngetren sekarang. Itu akan lebih mendapat respon, terutama bagi anak muda,” jelas Kadis Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah raga Petrus Kanisius, melalui Kasi Pembina Kebudayaan Daerah, Koesworo.
Selain itu, menggelar festival budaya, lomba seni atau semacamnya, merupakan salah satu cara untuk mengenalkan, mengembangkan dan melestarikan budaya kepada masyarakat luas. “Campur tangan pemerintah berpengaruh kuat dalam melestarikan kebudayaan. Karena kelemahan dari proses pengembangan budaya, terkadang, harus ada penghargaan dan prestasi dulu baru dilirik,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat ini, rencananya akan diadakan Festival Tari Kreasi Daerah IV se-Kaltara yang dipusatkan di Nunukan dengan tema “Aku Bangga Budaya Taka, Mari Kita Gali, Kembangkan dan Lestarikan”. Festival ini akan melombakan jenis tari pesisir dan tari pedalaman. “Ini merupakan even tahunan untuk melestarikan budaya. Syukur saja, makin hari kebudayaan makin bertambah, karena ada kolaborasi dengan band-band anak muda. Kami juga mengundang anak-anak sekolah dalam kegiatan rutin tersebut,” tambahnya. (dew)