Oleh : Dra. Maleha Azis Penulis mengemukakan berbagai peran perempuan Melayu di Riau pada periode sebelum dan sesudah tahun 1950. Setiap periode diklasifikasikan menurut peran dan tokoh-tokohnya. Di Riau sebelum tahun 1950, seorang perempuan berperan sebagai istri, ibu, dan memegang peran dalam kehidupan sosial budaya ...
Dalam suasana hujan rintik-rintik, kru MelayuOnline.com melanjutkan perjalanan ke Melaka. Saat itu jam menunjukkan pukul 13.00 waktu Malaysia. Dari Negeri Sembilan, perjalanan menuju Melaka memakan waktu kira-kira dua jam. Hasrat untuk segera melihat kota Melaka menggoda sebagian kru MelayuOnline.com, karena menurut ...
Pukul 02.30 dini hari waktu Singapura, kru MelayuOnline.com memasuki perbatasan Singapura-Malaysia. Barang-barang bawaan, termasuk kardus berisi buku yang cukup berat, diturunkan dari mobil. Diperkirakan, barang-barang yang telah tersusun rapi dalam kemasan akan dibongkar oleh petugas imigrasi Singapura guna pemeriksaan. Dengan nada ...
Oleh : Hafas Furqani*) Fa‘tabiru ya ulil abshar! Lakukanlah i‘tibar wahai orang-orang yang berpandangan! Demikian perintah Allah swt dalam surah al-Hasyr; 2. Al-Qur‘an selalu menyebut contoh-contoh dari sejarah dan mendesak kepada si pembaca supaya menjadikannya pelajaran agar lebih bijaksana menghadapi masa depan. Karena, peristiwa yang ...
Oleh : Ismeth Abdullah*) Provinsi Kepulauan Riau adalah provinsi ke-32 di Republik Indonesia, ditetapkan berdasarkan Undang-undang No. 25 Tahun 2002, dan diresmikan pada 1 Juli 2004. Semula kawasan provinsi ini merupakan bagian dari Provinsi Riau (yang berdiri pada tahun 1957). Secara administratif kawasan ini terbagi dalam ...
Oleh: Syafaruddin Usman MHD Banyak teori atau pendapat tentang istilah dan makna Melayu. Namun di sini hanya diungkapkan beberapa istilah dan makna Melayu yang sudah umum dan dianggap valid, yang dipetik dari berbagai sumber yang ada. Pertama, istilah dan makna Melayu dapat dirujuk dari apa yang popular dituturkan dalam kisah ...
Oleh : D. Zawawi Imron Ketika masuk Sekolah Rakyat pada tahun lima puluhan, saya tidak langsung diajar bahasa Indonesia, yang dalam bahasa Madura disebut “bahasa Malayu”. Setelah kelas tiga, barulah diajar bahasa Indonesia dengan memakai buku Bahasaku karangan B. M. Nur dkk. Setelah satu tahun belajar bahasa itu, saya tak ...
Oleh : Prof. Dr. Koentjaraningrat Tulisan ini menjelaskan bahwa bangsa Indonesia telah memilih bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan, dan bukan bahasa Jawa. Sudah sejak lama bahasa Melayu menjadi lingua franca, bahasa dalam penyebaran agama, menjadi alat komunikasi antarsukubangsa, dipergunakan dalam berbagai rapat ...
Oleh : Idrus Tintin dan B. M. Syamsuddin Penulis mengemukakan berbagai bentuk dan jenis kesenian yang terdapat di Riau, yaitu teater, tari, musik, nyanyian, dan sastra. Penulis menyimpulkan bahwa para penghayat kesenian di perkotaan umumnya merasa asing terhadap kesenian tradisional. Oleh karena itu, diperlukan penghubung yang ...
Oleh : Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono Perkembangan sastra Indonesia merupakan kelanjutan dari sastra Melayu. Berdasarkan pandangan ini tentu para sastrawan lama dari daerah-daerah yang berbahasa Melayu merupakan pelopor sastra Indonesia modern. Tidak mengherankan bila karya-karya Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi, Raja ...