Oleh: Bambang Budi Utomo ”segala perairan di sekitar, di antara dan yang menghubungkan pulau-pulau atau bagian pulau-pulau yang termasuk daratan Negara Republik Indonesia, dengan tidak memandang luas atau lebarnya adalah bagian-bagian yang wajar daripada wilayah daratan Negara Republik Indonesia dan dengan demikian merupakan bagian ...
Oleh : Marhalim Zaini Melayu, sebagaimana juga dunia menulis, bagi saya adalah sebuah ‘kutukan‘. Maka dua dimensi melekat padanya: negatif dan positif. Ketika ‘kutukan‘ ditafsir sebagai keterpaksaan untuk menerima tersebab tak mampu untuk berkata tidak alias menolak, seperti ‘kutukan‘ layaknya riwayat Dedap Durhaka atau si Malin ...
Oleh : Oman Fathurahman, M.Hum. Penjelasan Umum Penelitian ini merupakan telaah mendalam atas naskah-naskah yang berkaitan dengan tarekat Syattariyyah, dengan fokus utama pada naskah-naskah Syattariyyah yang muncul dan berkembang di Sumatra Barat. Dalam konteks Sumatra Barat ini, tarekat Syattariyyah, selain ...
Oleh : Bondan Winarno Jakarta- Hari ini saya mendengar di radio, bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Bali menganggarkan dana sebesar Rp 5 miliar untuk pengembangan pariwisata. Anggaran itu akan dipakai untuk berpromosi di berbagai pasar di luar negeri, mengundang para wartawan asing ke Bali, dan melakukan lobby agar para pembuat ...
Oleh : Prof. Parsudi Suparlan, Ph.D. Pendahuluan Indonesia adalah sebuah masyarakat majemuk atau bhinneka tunggal ika, yaitu sebuah masyarakat negara yang terdiri atas masyarakat-masyarakat sukubangsa yang dipersatukan dan diatur oleh sistem nasional dari masyarakat negara tersebut. Dalam masyarakat Indonesia yang majemuk ...
Oleh : Profesor Dr Hashim bin Musa Pendahuluan Buku-buku Bustan al-Katibin li Sibyan al-Muta‘allimin (Kitab Perkebunan Juru Tulis bagi Kanak-Kanak Yang Hendak Belajar) dan Kitab Pengetahuan Bahasa: Kamus Loghat Melayu Johor, Pahang, Riau dan Lingga merupakan dua buah karya yang paling awal tentang bahasa Melayu ...
Oleh : Dr. Hj. Mohd Sharifudin Yusop 1. Pendahuluan Genap 100 tahun lalu, Skeat dan Blagden (1906: 283) menegaskan bahawa bahasa-bahasa masyarakat Orang Asli sedang diancam kepupusan terutamanya kerana mereka sedang berusaha menguasai BM walaupun untuk penggunaan dalam kalangan sesama mereka. Menurut mereka; ...